Rabu, 04 November 2026 WIB

Tiga Negara Ini Mau Bikin Saluran TV untuk Perangi Islamofobia

Harijal - Senin, 30 September 2019 18:49 WIB
Tiga Negara Ini Mau Bikin Saluran TV untuk Perangi Islamofobia
(Foto: Bernama)
Mahathir Mohamad dan Erdogan

Malaysia, Pakistan, dan Turki sepakat bekerjasama untuk memerangi islamofobia yang meningkat terutama di negara barat. Kesepakatan ini dibuat pada saat pertemuan trilateral tiga negara di sela-sela sesi ke-74 Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad sudah berdikusi membahas cara memerangi islamofobia.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, ketiga negara berencana membangungan saluran televisi berbahasa inggris untuk menghilangkan persepsi negatif tentang Islam dan memerangi islamofobia yang berkembang di negara-negara barat.

Baca Juga:

“Kami menilai, banyak laporan tentang Islam dan muslim yang tidak akurat, dan tidak menggambarkan apa yang diajarkan Islam. Mereka menyebut muslim sebagai teroris, dan dunia menerimanya sebagai kebenaran. Padahal sejatinya Islam bukan agama yang kejam," terang Mahathir seperti dilansir New Straits Times, Minggu (29/9/2019).

"Kami juga harus berupaya menjelaskan apa itu Islam sehingga tidak ada kebingungan dan Islam tidak akan dituduh sebagai agama yang mempromosikan terorisme," ujar Mahathir.

Baca Juga:

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, Islam tidak ada hubungannya dengan terorisme. Tetapi dia menyesalkan umat Islam, terutama di tengah-tengah masyarakat barat terkadang menjadi sasaran islamofobia karena beberapa pemimpin di negara-negara itu sering mengaitkan terorisme dengan Islam.

Seperti dilansir Voa News, Khan menekankan, semua masyarakat baik itu muslim atau umat kristen atau yahudi, pasti memiliki anggota yang fanatik agama.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat berpidato di meja bundar menjelaskan, umat Islam kadang menjadi sasaran kebencian. Menurutnya, Islam adalah agama perdamaian. Jika ada yang mengaitkannya dengan terorisme itu adalah fitnah yang tidak bermoral.

(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Melalui Program Quick Wins Kapolri, Ditreskrimsus Polda Riau Gencarkan Edukasi Antikejahatan Digital
Program Seragam Sekolah Gratis Pemko Pekanbaru Berlanjut Tahun Depan
AKP Noki Loviko Bikin Pengedar Narkoba Ketar-Ketir, Empat Orang Diringkus
Ketua dan Wakil Ketua OSIS UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Periode 2026-2027 Resmi Dilantik
Pemasangan PJU Simpang MTQ Pekanbaru Digesa
BBKSDA Konfirmasi Temuan di Jalan Lingkar Bangkinang adalah Jejak Harimau
komentar
beritaTerbaru