Sabtu, 01 Agustus 2026 WIB

David Beckham Minta FIFA Cabut Klaim Karbon Netral di Ajang Piala Dunia Qatar 2022

Harijal - Sabtu, 12 November 2022 18:25 WIB
David Beckham Minta FIFA Cabut Klaim Karbon Netral di Ajang Piala Dunia Qatar 2022
Gambar besar penyerang Brasil Neymar (kanan), penjaga gawang Kamerun Andre Onana (tengah), dan gelandang Iran Alireza Jahanbakhsh (kiri) menghiasi gedung-gedung jelang Piala Dunia 2022 di Doha, Qatar, Minggu (6/11/2022). Piala Dunia 2022 akan dimulai pada

JAKARTA - Federasi Sepak Bola Dunia Internasional alias Fédération Internationale de Football Association (FIFA) diminta untuk membatalkan klaim netralitas karbon pada Piala Dunia Qatar 2022, yang akan berlangsung 20 November-18 Desember. 

Kini, jelang penyelenggaraan Piala Dunia pertama yang diklaim sepenuhnya karbon netral di Qatar, para atlet, badan olahraga, pengacara, dan juru kampanye iklim berkumpul untuk mengajukan serangkaian keluhan terhadap iklan netralitas karbon palsu FIFA.

Salah satunya Duta Besar Piala Dunia 2022 Qatar sekaligus mantan pesepakbola kenamaan asal Inggris, David Beckham.

Baca Juga:

"Stadion tidak akan meninggalkan apapun selain kenangan. Fakta ini dibantah oleh Carbon Market Watch, yang menemukan jejak karbon di stadion telah salah perhitungan pada awal tahun ini," kata David Beckham mengutip pernyataan resmi Carbon Market Watch, Sabtu (12/11/2022).

Guna menangkal klaim palsu FIFA dan Qatar, sejumlah pemain dan badan olahraga dunia menyampaikan keluhan mereka melalui surat terbuka kepada FIFA. Dalam surat terbuka ini, mereka meminta FIFA membatalkan klaim netralitas karbon, bertanggungjawab mengurangi emisi sebagai hal utama dan didahulukan, serta hanya menggunakan carbon offset sebagai upaya terakhir.

Baca Juga:

Gilles Dufrasne, Global Carbon Market Lead for Carbon Market Watch yang mengajukan keluhan di Belgia, menggambarkan FIFA terlalu banyak berkoar-koar memberikan janji kosong. 

"Janji mereka untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2040 tidak didukung oleh rencana yang kredibel, dan mereka belum mengukur jejak mereka sendiri, atau mengklarifikasi sumber emisi mana yang mereka rencanakan untuk ditangani," keluhnya. 

"Fakta bahwa mereka sekarang mengiklankan Piala Dunia Qatar 2022 sebagai karbon netral benar-benar konyol. Klaim ini sangat tidak memiliki kredibilitas, sulit dipercaya bahwa mereka bahkan mencoba," ungkap dia. 

Thomas Vellacott, CEO WWF Swiss menyayangkan acara akbar berskala dunia seperti Piala Dunia Qatar 2022, yang seharusnya bisa menyuarakan aspirasi berkaitan dengan perlindungan iklim. 

"Sayangnya, FIFA bersama Qatar sebagai negara tuan rumah tidak melakukannya. Stadion ber-AC dan shuttle planes adalah skandal lingkungan yang tidak dapat dibenarkan oleh aksi greenwashing," tegas dia.

(sumber: Liputan6.com)

SHARE:
beritaTerkait
Kepengurusan KONI Kota Pekanbaru Resmi Dilantik, Tancap Gas PORKOT
DPC PDIP Rohil Gelar Turnamen Mini Soccer Piala Muhar Riza
Paradoks Perdamaian Hotman Paris–PWI: Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit
Stop Kriminalisasi, KNARA Tuntut Kasus Mantan Kades Sungai Raya Diselesaikan dengan Jalur Reforma Agraria
Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko
Parade Musik dan Bazar UMKM  Sempena HUT Bengkalis Ke-514, Wabup: Wadah Kreativitas dan Penggerak Ekonomi
komentar
beritaTerbaru