Mulai Hari Ini Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Bypass
kabarmelayu.comPEKANBARU Pengguna Jalan Tol PekanbaruDumai perlu menyesuaikan rute perjalanan mulai Jumat (28/8/2026) hari ini. PT Huta
Pemerintahan
PEKANBARU - LIMA pasangan Calon Walkota Pekanbaru Periode 2017-2022 yang telah ditetapkan KPU (Komisi Pemilihan Umum) mulai menabuh genderang kompetisi untuk menjaring para pemilih ''idola''-nya. Kali ini gelar Pilkada Pekanbaru memang nuansanya berbeda. Sebab sebelumnya para calon ''berlayar'' melalui perahu Partai Politik. Dan kini ada dua calon dari independen dan merupakan sejarah baru bagi pesta demokrasi di negeri Bertuah.
Dan lumrahnya, disaat-saat menjelang pemungutan suara, suhu politik sedikit agak panas-panas dingin. Para warga, baik di pasar. Di kedai kopi. Diberbagai lokasi petemuan akan riuh membicarakan tentang sosok calon dengan berbagai versi masing-masing. Bahkan sesekali bersuara bernada keras untuk mempertahankan argumentasi tentang sosok yang di dukungnya.
Namun kali ini ada yang berbeda. Tak ada lagi keriuhan warga. Yang ada hanya para calon yang turun menemui masyarakat dalam upaya ''jual beli'' menarik simpati. Ironinya lagi, kunjungan para calon menemui warga pun tak begitu disambut antusias. Tak menggetarkan. Biasa-biasa saja. Tak ada yang luar biasa. Ada apa….? Atau masyarakat mulai apatis menerima sodoran ''janji-janji'' yang pada kenyataannya sulit untuk ditepati. Seolah bagai sebuah tembang ''Kau yang berjanji. Kau pula yang mengingkari''.
Baca Juga:
Banjir - Sampah - Parkir
Jika disimak dengan janji-janji walikota sebelumnya diantaranya akan mencoba mengatasi masalah banjir di Pekanbaru. Kenyataannya…? Sampai detik ini, banjir tetap saja menggulung kota. Sampah tetap saja berserakan di mana-mana. Bahkan persoalan sampah saja sempat bergulir ke Mendagri.
Baca Juga:
Begitu juga soal perparkiran yang kianrumit. Padahal, soal parkir sebagai salahsatu dilema yang perlu ditangani secara akurat karena menyangkut kepentingan orang banyak. Untuk mengurai masalah perpakiran ini saja, Walikota seolah tak berdaya.
Walaupun sudah dicoba untuk membuat Perda yang diutak-atik di DPRD sepertinya juga mendapat reaksi keras warga karena biaya parkir yang cukup mahal sesuai dengan kategori wilayahnya. Sampai sampai pengamat perkotaan me-warning Pemko agar mengurungkan dulu penerapannya.
Janji-janji para calon Walikota yang mengiming-iming dengan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kalau dia terpilih. Sepertinya konteksnya pun relative. Bisa iya bisa tidak. Dan bisa juga tak ada sama sekali.
Dan masyarakat juga seolah tak perduli lagi mau disejahterakan atau tidak. Hanya saja mungkin warga menuntut adanya pembenahan sektor-sektor kepentingan orang banyak. Itu saja…Seperti yang disebutkan di atas. Yakni Soal banjir maupun persampahan. Juga mungkin lokasi-lokasi pusat perbelanjaan diantaranya Pasar Cik Puan yang sampai saat ini persoalannya pun masih ''Mentok'' tak jelas mau dibawa kemana keberadaannya.
Titik Jenuh
Jika kita semua mau berandai-andai. Masyarakat saat ini memang sudah berada di ''titik jenuh'' dalam menghadapi Pilkada. Tak terdengar lagi ''Yel-Yel'' yang gegap gempita dalam menyongsong Pesta Demokrasi itu. Karena warga sudah bisa memprediksi. Itu semua bagaikan pesta sebenarnya. Jika ada kembang api, maka pancarannya hanya sesaat lalu meredup. Pesta kenduri yang semula meriah lalu pada akhirnya meninggalkan sisa-sisa pesta dengan piring-piring kotor dan sampah yang berserakan dimana-mana.
Lalu….? Adakah yang salah…? Tentu yang bisa menjawabnya adalah para Calon itu sendiri. Terutama pada konteks janji-janji. Jika kelak merasa tak bisa menepatinya. Lebih baik tak mengumbar janji. Bagaimana jika diubah strategi. Yaitu tak perlu yang muluk-muluk. Artinya, biarlah berkelahi dahulu tapi pada akhirnya berdamai dan senang sama senang.
Sekali lagi itu semua terpulang dengan para calon sendiri untuk menarik simpati masyarakat. Jangan ada janji tapi dengarkan dulu apa yang dimau masyarakat. Lalu ''Tepuk Dada Tanya Selera''.
(goriau.com)
kabarmelayu.comPEKANBARU Pengguna Jalan Tol PekanbaruDumai perlu menyesuaikan rute perjalanan mulai Jumat (28/8/2026) hari ini. PT Huta
Pemerintahan
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan