Satu Data Indonesia, Masyarakat Tak Perlu Berulang Serahkan Data ke Pemerintah
kabarmelayu.com,JAKARTA Masyarakat tidak perlu lagi berulang kali menyerahkan data dan dokumen administrasi kepada berbagai instansi pemer
Pemerintahan
Kunker yang dilaksanakan pada Rabu (19/11/2025) itu digelar di SDN 195 Kota Pekanbaru. Hadir dari Komisi I Dr. Syahrul Aidi Maazat selaku ketua tim dengan anggota Abraham Sri Djaja, Syamsul Rizal. Hadir juga Irjen Komdigi, Dirut Bakti Komdigi, Kepala Disdik Riau, Wakil Walikota Pekanbaru beserta jajaran.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Komdigi dan Bakti yang telah memilih Pekanbaru sebagai penerima wifi gratis untuk sekolah.
Baca Juga:
"Alhamdulillah, Pekanbaru mendapat 30 sekolah bantuan wifi gratis dari Bakti telkom. Mudah-mudahan kehadiran wifi ini di wilayah pinggir dapat meratakan akses internet seluruh Kota Pekanbaru. Harapan kami agar wilayah pinggir ini dapat dibantu tower agar internet makin bagus." kata Markarius Anwar.
Sementara itu Irjend Komdigi, Arif Tri Hadiyanto menyampaikan bahwa program wiffi sekolab mewujudkan cita-cita jaringan menjangkau pelosok, khususnya yang di wilayah 3T (terdepan, terluka dan terisolir).
Baca Juga:
"Saat ini kita sudah menggunakan satelit yang dibangun Komdigi. Sebelumnya masih nyewa dari vendor. Sekarang satu kesatuan untuk efisien. Kita akan menngoptimalkan aset yang kita bangun termanfaatkan oleh masyarakat." terang Arif Tri Hadiyanto.
Sementara itu Syahrul Aidi selalu ketua tim dari Komisi I DPR RI menyampaikan agenda tersebut merupakan bagian pengawasan Komisi I kepada mitranya. Memastikan setiap program yang dibuat diserap sempurna oleh masyarakat.
"Kita dapat data bahwa ada 18.000 titik tugas Kementerian Komdigi secara nasional. Titik itu terdiri dari sekolah, puskesmas, kantor desa, dan lainnya. Kita harapkan telah selesai secepatnya." kata Syahrul Aidi.
Dia menekankan agar Komdigi memperhatikan secara serius daerah yang memiliki blankspot jaringan telekomunikasi. Khususnya daerah dengan kategori 3T. Saat ini jaringan telekomunikasi telah menjadi kebutuhan prioritas masyarakat. Karena ini sifatnya kebutuhan, dia mengharapkan pemda segera mengusulkan daerahnya ke Kementerian
"Dari data yang kita dapatkan, dari 2.138 desa/kelurahan di Riau, masih ada 382 desa/kelurahan yang jaringan telekomunikasi lemah dan bahkan tidak ada. Itu sekitar 17.86% dari seluruh desa/kelurahan yang ada. Selaku perwakilan masyarakat Riau saya berharap persoalan ini cepat teratasi," kata Syahrul Aidi.
kabarmelayu.com,JAKARTA Masyarakat tidak perlu lagi berulang kali menyerahkan data dan dokumen administrasi kepada berbagai instansi pemer
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT menghadiri Asistensi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Hibah Rehab
Pemerintahan
kabarmelayu.com, KAMPAR Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menjaga kekondusifan lingkungan,
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membentuk 2 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru. Kedua OPD tersebut yakni D
Pemerintahan
kabarmelayu.com,BANDUNG Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara militer pemakaman Letkol Cpn (Anm) Dudi Firmansyah di Ta
TNI/Polri
Operasi Sarang Narkoba, Kombes Ronny 18 Bandar dan Kurir Diringkus
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, melantik delapan pejabat pimpinan tinggi pratama (PTP) di aula lantai
Pemerintahan
Polresta Pekanbaru Bongkar Kasus Ganja, Dua Tersangka Dibekuk
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau mendukung percepatan penyelesaian kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI
Sport
kabarmelayu.com,KAMPAR Akses transportasi di jalan poros PT padasa Emam Utama, kebun Koto Kampar (Kokar), mengalami rusak parah. Akibatnya
Peristiwa