Puluhan Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau Dibongkar
kabarmelayu.com,PEKANBARU Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamatan Binawidya, dit
Sosial
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (9/2/2025) ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Siak. Hadir juga saat itu anggota DPRD Siak Sudarman, Wakil Bupati Siak Syamsurizal beserta jajarannya.
Bupati Siak yang diwakili oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Hendry Munief karena sudah mau berdialog, menyerap aspirasi para tokoh Kabupaten Siak.
Baca Juga:
Dia menyebut bahwa kehadiran Hendry Munief sebagai perwakilan masyarakat Riau di senayan, berdialog dengan tokoh masyarakat Siak secara khusus merupakan langkah positif.
"Siak ini punya peranan besar untuk membangun bangsa ini dari awal kemerdekaan hingga sekarang. Maka kita berharap bapak Hendry Munief mampu menyuarakan hal itu ke pemerintahan pusat. Para tokoh ini akan menyampaikan secara langsung, apa kondisi real masyarakat Siak saat ini." terang Syamsurizal.
Baca Juga:
Sudirman yang merupakan anggota DPRD Siak menyampaikan tantangan Kabupaten Siak saat ini mengalami defisit anggaran. Bahkan masih ada tunda bayar hingga Rp 400 Miliar. "Tapi mudah-mudahan tahun ini selesai. Namun dengan kondisi ini, kita sangat membutuhkan kolaborasi anggaran dari Pemprov Riau dan pemerintah pusat" terang Sudirman.
Sukijo dari Forum Pemberdayaan Kebangsaan menyampaikan dengan kondisi saat ini, berharap besar terhadap APBD Siak saja itu tidak mungkin.
"Saat ini Siak bisa dikembangkan dari sektor pariwisata. Salah satu yang pernah kita usulkan adalah membangun destinasi wisata miniatur suku-suku yang ada di Kabupaten Siak. Tujuannya menjaga keberagaman dan menarik pariwisata dari luar.
"Kemudian kita lihat masih banyak perusahaan industri yang tidak membayar zakat usahanya. Mudah-mudahan ini bisa disuarakan di Kementerian Perindustrian. Jika ini terealisasi maka banyak hasil zakat usaha para pengusaha dapat membantu ekonomi masyarakat kecil." terang Sukijo.
Senda, Dedi dari LAMR Siak dan Rusda Harahap dari Ikatan Keluarga Padang Lawas Sumut, berharap agar Hendry Munief turut membantu keuangan Siak di Senayan.
Mereka menyampaikan bahwa banyak lowongan kerja di Siak tidak diisi oleh putra daerah. Banyak generasi muda Siak saat ini yang menganggur.
Sementara itu Ramadhansyah dari komunitas Juru Sembelih Halal Siak dan Riska dari BPJPH Cendikia Center menyoroti banyaknya tempat usaha pemotongan ayam/hewan yang belum menjalankan potong hewan secara syar'i.
"Apalagi saat ini kebutuhan daging ayam sangat tinggi melalui program MBG. Jika teknik pemotongan ayam tidak syar'i akan berpengaruh kepada kesehatan dan kehalalan daging yang dimakan oleh penerima manfaat" terang Ramadhansyah.
Hendry Munief Menanggapi
Seluruh masukan dari tokoh masyarakat Siak tersebut dicatat secara khusus oleh Hendry Munief. Masukan dari para tokoh tersebut akan dijadikannya sebagai bahan aspirasi yang akan disampaikan kepada mitra Komisi VII DPR RI.
Hendry Munief juga menjelaskan saat ini ia fokus mengadvokasi kebutuhan sektor industri dengan lembaga pendidikan. Dia menggagas bagaimana sektor industri dan lembaga pendidikan bersama-sama menyelenggarakan pendidikan vokasi kepada peserta didik sehingga setelah masa pendidikan selesai mereka langsung diserap oleh dunia kerja.
"Peran Pemda sangat besar pada program ini. Panggil semua pelaku industri, kumpulkan, ajak berbincang bersama. Anda perlu naker seperti apa? kompetensi apa? Tanya pihak lembaga pendidikan, anda bisa menyediakan kebutuhan mereka tidak? Ini harus dikawal sehingga terealisasi." terang Hendry Munief.
Dia juga menerangkan saat ini dia sedang mengawal sektor pariwisat Siak melalui program pemugaran beberapa situs cagar budaya di Siak dan mengawal Kabupaten Siak mendapatkan program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Istana Siak.
"Jika ini terealisasi, maka semua fasilitas di area wisata istana siak akan diperbaiki, dibangun dan dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata. Tentu ini akan berdampak secara ekonomi kepada masyarakat Siak ke depannya" terang Hendry Munief.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamatan Binawidya, dit
Sosial
kabarmelayu.com,KEPRI Pansus Rancangan UndangUndang (RUU) Daerah Kepulauan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Provinsi Kepulauan Riau
Parlemen
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Baypas Bangko Pusaka Kecamatan Bangko Pusako menuju Menggala Sakti Kecamatan T
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Kulim bersama Polsek Kulim, menggelar razia gabungan penyakit masyarakat (pekat).
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemilik gudang dan dua sopir truk tangki ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau
Budaya
kabarmelayu.com,SIAK Konflik antara manusia dan satwa kembali terjadi. Masih di kabupaten Siak, seorang pekerja alat berat di camp sementa
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Pelestarian budaya Nusantara menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke65 Ikatan Keluarga W
Sosial
kabarmelayu.com,SIAK Seorang pekerja sawit di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, mengalami kejadian menyeramkan. Ketika
Peristiwa
Perkuat Penyelenggaraan Statistik, Pemkab Siak Dievaluasi oleh Tim BPS Pusat
Pemerintahan
Polri Hadir Bersama Petani, Swasembada Pangan Semakin Nyata di Kandis
TNI/Polri