Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional

Redaksi - Kamis, 19 Februari 2026 13:10 WIB
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat menerima kunjungan Duta Besar Kuba untuk Indonesia, H.E. Dagmar Gonzalez.(Foto: iat)
kabarmelayu.comJAKARTA - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menerima kunjungan Duta Besar Kuba untuk Indonesia, H.E. Dagmar Gonzalez untuk membahas perkembangan situasi terkini di Kuba sekaligus memperkuat prospek hubungan bilateral kedua pihak.

Kunjungan Dubes Kuba tersebut disambut langsung oleh Ketua BKSAP DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat pada Rabu (18/2/2026). Syahrul Aidi usai pertemuan menjelaskan, pertemuan ini digelar lantaran Duta Besar Kuba ingin menyampaikan kondisi yang tengah dialami Kuba akibat kebijakan embargo dari Amerika Serikat. Dampak kebijakan tersebut, ungkapnya, berpengaruh besar terhadap ketersediaan energi di Kuba.

"Tentu kondisinya sekarang Kuba tidak memiliki bahan bakar karena mereka hanya bisa memproduksi bahan bakarnya lebih kurang 30 persen" kata Syahrul Aidi.

Baca Juga:

Anggota Komisi I DPR RI ini menambahkan, saat ini Kuba hanya mampu memproduksi sekitar 30 persen kebutuhan minyak dan gas dari dalam negeri serta sekitar 10 persen dari energi terbarukan seperti tenaga surya. Selebihnya, terangnya, yakni sekitar 60 persen kebutuhan energi nasional sebelumnya dipenuhi melalui impor.

Ia pun menilai, krisis bahan bakar dapat berpengaruh pada operasional rumah sakit, distribusi logistik, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. "Ini akan mengakibatkan orang sakit yang tidak tertolong, kemudian kebutuhan sehari-hari tidak akan terpenuhi. Mereka minta dukungan dari kita dalam bentuk keprihatinan kita," ujarnya.

Baca Juga:

Sebagai wujud kepedulian, mewakili BKSAP, Syahrul Aidi menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi yang tengah dihadapi rakyat Kuba. Ia pun akan berkoordinasi dan mendesak Kementerian Luar Negeri memberikan dukungan dari Indonesia, baik dalam bentuk dukungan moral, hubungan diplomatik, maupun penyampaian keprihatinan melalui forum-forum internasional.

Mengakhiri pernyataannya, BKSAP berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan membuka ruang komunikasi lebih lanjut dengan pihak Kuba dalam rangka memperkuat solidaritas antar kedua negara.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemasangan Instal Raling Jembatan Gantung Bangko Pusako - Menggala Sakti Rohil Dikebut, Progres 74 Persen
Perkuat Penyelenggaraan Statistik, Pemkab Siak Dievaluasi oleh Tim BPS Pusat
Bupati Inhil Tinjau Pembangunan Kantor Camat Tanah Merah
Pendampingan Rutin, Kanit Binmas Polsek Kandis Turun Langsung Memantau Pertumbuhan Tanaman Jagung
Arief Rahman Terpilih Pimpin PERCASI Pekanbaru 2026-2031 ‎
Update Swasembada Pangan Wilayah Polsek Kandis, Pembersihan Gulma, Penyemprotan dan Pemupukan
komentar
beritaTerbaru