Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
Hal tersebut menjadi perhatian Anggota Panja Pengembangan Ekosistem dan Daya Saing Industri Kendaraan Listrik Nasional Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja Komisi VII DPR RI bersama PERIKLINDO, AISMOLI dan AEML, di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Rapat tersebut membahas dua agenda utama, yakni struktur industri, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), standardisasi dan kemitraan lokal, serta masukan kebijakan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik nasional.
Baca Juga:
Salah satu fokus pembahasan adalah transparansi baterai dan ekonomi sirkular, terutama menyangkut kondisi baterai kendaraan listrik bekas dan pengelolaan baterai yang telah mencapai akhir masa pakai.
Hendry Munief menilai persoalan baterai harus mulai dipikirkan seiring dengan berkembangnya kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu persoalan yang muncul adalah masih minimnya transparansi mengenai State of Health (SoH) baterai pada pasar kendaraan listrik bekas.
Baca Juga:
Kondisi tersebut menjadi tantangan karena konsumen membutuhkan informasi yang jelas mengenai kesehatan baterai sebelum membeli kendaraan listrik bekas.
"Konsumen kendaraan listrik bekas harus mendapatkan informasi yang jelas tentang kesehatan baterainya. Transparansi SoH penting untuk membangun kepercayaan pasar dan menjaga nilai jual kembali kendaraan," ujar Hendry Munief.
Menurutnya, informasi mengenai SoH juga berkaitan dengan kelayakan pembiayaan atau bankability kendaraan listrik bekas. Karena itu, keterbukaan indikator kesehatan baterai perlu menjadi bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik, sehingga pasar kendaraan bekas dapat tumbuh dengan informasi yang lebih jelas.
Pemerintah Perlu Siapkan Solusi Baterai End-of-Life
Selain kondisi baterai kendaraan bekas, Hendry juga menyoroti mekanisme purna-jual dan pengelolaan end-of-life battery atau baterai yang sudah mencapai akhir masa pakainya. Ia menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berkembang tanpa sistem yang jelas.
"Jangan sampai kendaraan listrik berkembang pesat, tetapi baterai bekasnya justru menjadi persoalan baru. Solusinya harus kita siapkan sejak sekarang," katanya.
Menurut Hendry, pengelolaan baterai bekas harus diarahkan dalam kerangka ekonomi sirkular, termasuk melalui pemanfaatan kembali maupun daur ulang sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.
Dalam bahan pembahasan Panja, salah satu pertanyaan yang diajukan kepada AEML adalah sejauh mana komitmen investasi anggotanya dalam membangun rantai nilai daur ulang limbah baterai atau end-of-life battery, sesuai amanat Perpres 55/2019.
Belajar dari Tiongkok, Thailand dan India
Panja juga membahas pembelajaran dari sejumlah negara yang telah mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, yakni Tiongkok, Thailand dan India.
Tiongkok menjadi salah satu contoh dalam standardisasi baterai, dukungan bahan baku bagi IKM serta pengujian ketat terkait keamanan baterai. Menurut Hendry Munief, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Indonesia.
"Kita membutuhkan standar baterai yang jelas agar industri berkembang dengan kepastian dan konsumen mendapatkan perlindungan," ujarnya.
Sementara Thailand memiliki skema EV3.5 yang mewajibkan pabrikan penerima insentif menggandeng pemasok lokal atau IKM.
Model tersebut dinilai relevan untuk memperkuat keterlibatan industri lokal dalam rantai pasok kendaraan listrik nasional.
"Kemitraan jangan berhenti pada investasi. IKM dan industri lokal harus mendapatkan ruang untuk masuk ke dalam rantai pasok kendaraan listrik," kata Hendry.
Adapun India menjadi salah satu contoh dalam penerapan interoperabilitas lintas merek dan mandat daur ulang. Pendekatan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan infrastruktur dan sistem battery recycling di Indonesia.
Masukan dari Tiga Asosiasi
Dalam RDPU tersebut, masing-masing asosiasi membawa cakupan yang berbeda dalam ekosistem mobilitas listrik.
PERIKLINDO mewadahi berbagai segmen industri kendaraan listrik, mulai dari mobil penumpang, kendaraan komersial, bus, truk hingga kendaraan roda dua.
Sementara AISMOLI mewadahi industri kendaraan listrik roda dua, termasuk sepeda motor listrik, sepeda listrik, bengkel konversi dan industri komponennya.
Adapun AEML mencakup pelaku ekosistem mobilitas listrik, mulai dari energi, infrastruktur pengisian dan penukaran baterai, fleet hingga pembiayaan.
Menurut Hendry, keterhubungan antarpelaku tersebut penting untuk membangun ekosistem yang kuat.
"Kendaraan listrik tidak bisa berdiri sendiri. Industri, baterai, infrastruktur, pembiayaan, standardisasi dan kemitraan lokal harus dibangun sebagai satu ekosistem," tegasnya.
EV Harus Memberikan Nilai Tambah bagi Indonesia
Dalam pembahasan juga terlihat bahwa kendaraan listrik memiliki manfaat yang lebih luas dari sekadar produk teknologi. Kendaraan listrik dapat memberikan efisiensi biaya mobilitas bagi rumah tangga, mendukung kualitas udara yang lebih baik, serta menjadi bagian dari transformasi energi dan penguatan ketahanan ekonomi nasional.
Karena itu, Hendry menilai pengembangan kendaraan listrik harus dibarengi dengan penguatan industri dalam negeri.
"Kita jangan hanya menjadi pasar kendaraan listrik. Indonesia harus mampu membangun industri dan ekosistem yang memiliki daya saing," katanya.
Menurutnya, pembahasan mengenai kendaraan listrik harus ditempatkan dalam perspektif pembangunan industri nasional, termasuk bagaimana TKDN, standardisasi dan kemitraan lokal dapat memperkuat rantai nilai di dalam negeri.
"Jadi jangan hanya berpikir bagaimana menjual kendaraan listrik. Kita harus berpikir bagaimana Indonesia menguasai ekosistemnya," pungkas Hendry.
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Riyono menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah dalam menangani keba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengembangan industri kendaraan listrik nasional tidak boleh berhenti pada produksi dan penjualan kendaraan. Pem
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil Drs. H. Tantawi Jauhari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen untuk membangun ekosistem yang kuat untuk meningkatkan kesejahtera
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kontingen Perpani Kota Pekanbaru menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih prestasi juara umum sekaligus sa
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Warga Pekanbaru sekitarnya malam ini sepertinya dapat bernafas lega. Kabut asap yang sempat menebal, sore ini pu
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU AR (45) nekat mencuri sebuah Aki mobil saat melintas di Jalan Bandeng III Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Ru
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR KODIM 0313/KPR, Babinsa Desa Tanah Merah ,Koramil 06 Siak Hulu,Serma Gali Handoko mendampingi pemberian bantuan sos
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Skala percaturan politik mulai meningkat di Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu dalam
Politik