HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Wacana Pemerintah Kota Pekanbaru untuk membangun pasar tradisional di setiap kecamatan bakal di realisasikan. DPRD desak Pemerintah Kota (Pemko) untuk dapat menyiapkan lahan.
Kondisi lapangan saat ini, keberadaan pasar masih sembrawut apalagi dihadapkan dengan masalah baru dengan menjamurnya pasar kaget dan pasar jongkok yang hampir tersebar di Kota Pekanbaru.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST meminta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat mempersiapkan terlebih dahulu lahan-lahan yang akan dijadikan pasar tradisional di setiap kecamatan agar para pedagang yang berjualan di pasar kaget dan pasar jongkok dapat ditata dengan baik.
Baca Juga:
"Saat ini yang perlu dipikirkan Pemko bagaimana menyediakan lahan yang tepat untuk bisa dipergunakan sebagai lahan pembangunan pasar di setiap kecamatan yang ada, agar para pedagang yang berada di pasar kaget dan pasar jongkok nantinya bisa berjualan di tempat yang telah disediakan pemerintah sehingga pasar dapat dikelola dan pedagang dapat ditata sebaik mungkin," kata Sigit Yuwono, Kamis (30/3).
Sigit juga menilai jika nantinya di setiap kecamatan memiliki pasar resmi tentunya semua menjadi jelas mulai dari pengelolaan dan penataan pasar, hingga restribusi yang didapat oleh Pemko Pekanbaru sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Baca Juga:
"Keberadaan pasar kaget dan jongkok tersebut tentunya kita tidak bisa melarang, adanya pasar kaget karena masyarakat menginginkan pasar yang terdekat. Untuk itulah dengan adanya pasar di setiap kecamatan nantinya pedagang-pedangang yang biasa berjualan di pasar kaget dapat dikola dengan baik," jelasnya.
Politisi Demokrat ini juga menambahkan jika Pemko nantinya membangun pasar di setiap kecamatan maka harus membangun pasar yang refresentatif dan memikirkan untuk jangka waktu kedepannya agar tidak menimbulkan dampak akibat pembangunan pasar nantinya.
"Jika pembangunan pasar disetiap kecamatan di lakukan tentunya harus menbangun pasar yang refresentatif dan memikirkan dampak-dampak yang ditimbulkan akibat keberadaan pasar nantinya, agar tidak menimbulkan kemacetan, dan masalah lainnya," pungkasnya. (eza/rec)
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan