Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Dapot Sinaga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), menyoroti kinerja Pemko Pekanbaru yang dinilai sangat jauh dari harapan masyarakat alias buruk. Pasalnya, pelaksanaan ABPD murni tahun 2017 yang telah disahkan oleh DPRD pada akhir 2016 lalu, namun hingga akhir September 2017 belum berjalan sesuai dengan yang telah digariskan. Demikian disampaikan politisi partai Banteng berlambang moncong putih ini, Kamis (21/9).
Menurut Dapot, Anggaran Pendapat Belanja Daerah APBD Murni tahun 2017 sudah final dan seluruh jenis kegiatan telah di tuangkan dalam Daftar Isian Pekerjaan (DIP) dan Rencana Anggara Biaya (RAB), begitu juga dengan kegiatan yang sifatnya prioritas atau yang menyentuh langsung dengan masyarakat. Tetapi yang dilaksanakan malah yang lain, cetusnya.
Dicontohkannya, pembangunan gedung mewah Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya yang saat ini pekerjaannya dilanjutkan, apakah kebutuhan gedung tersebut sangat mendesak. Boro-boro membangunan gedung, sedangkan legalitas kepemilikan lahannya saja belum jelas. Begitu juga dengan perizinan pembangunan gedung tersebut, apakah sudah ada. Dan banyak lagi kegiatan yang sedang dilaksanakan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat, cetusnya.
Baca Juga:
Lagi Kata Dapot, proses ganti rugi lahan di kawasan jalan lingkar yang juga dikerjakan tahun 2017, ‘Kita mendapat informasi dari masyarakat, terkait ganti rugi belum tuntas, malah ada yang salah alamat. Hal tersebut akan kita pertanyakan dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.
Dia juga menyoroti alasan Pemko Pekanbaru terkait Defisit anggaran yang menyebabkan pelaksanaan APBD Pekanbaru tidak bisa berjalan dengan baik.
Baca Juga:
“Kita bisa memahami kondisi tersebut. Tetapi anehnya, dana yang ada malah dikucurkan untuk Pekerjaan fisik yang tidak mendesak. Harusnya utamakan yang mendesak yang berhubungan dengan masyarakat, kata Dapot Sinaga lagi.
Ditanya, sikap Dewan dalam penetapan APBD-P Pekanbaru 2017. Menurutnya, dalam APBD P tidak perlu banyak hal yang dibahas, nantinya akan kita tegaskan, apa yang ada di APBD Murni tapi belum di laksanakan, itulah yang ditindak lanjuti dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).
“Untuk apa membahas yang muluk-muluk, yang sudah ditetapkan saja tidak berjalan,” tegasnya.
Dia berharap, agar Pemerintah Kota Pekanbaru, lebih mengutamakan apa yang dibutuhkan masyarakat. Dengan demikian masyarakat merasa bangga memiliki Walikota yang menjabat hingga dua periode, tutupnya.(Jsn)
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan