Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
PEKANBARU - Komisi III DPRD Riau akhirnya murka terhadap pihak Lippo Karawaci, pengelola hotel Aryaduta. Pasalnya saat diundang hearing, Kamis (16/01), dalam pembahasan kontrak kerjasama hanya mengirimkan orang yang tidak bisa mengambil kebijakan atau keputusan.
Alhasil rapat yang sudah dijadwalkan tersebut batal terlaksana dan akhirnya Komisi III mengambil keputusan atau hasil rapat dengan meminta operasional hotel Aryaduta ditutup sementara hingga manajemen Lippo Karawaci mau berunding dalam adendum kontrak kerjasama yang dipandang tidak relevan lagi.
"Ini sudah kasus lama, sejak periode dewan lama dulu juga sudah dibahas untuk diadendum. Tapi hingga saat ini nampaknya tidak ada itikat baik dari Lippo Karawaci. Kita undang rapat hari ini, malah yang dikirim orang yang tidak bisa ambil keputusan. Jadi kita batalkan saja, karena hanya akan sia-sia," sebut Ketua Komisi III, Husaimi Hamidi setelah hearing.
Baca Juga:
Diakui juga oleh politisi PPP ini, pihaknya sebelumnya juga pernah terakhir rapat tahun 2016 di Jakarta, pihak pengelola sepakat dan mau diadendum kontrak kerjasama ini. Tapi hingga saat ini belum juga terwujud.
"Pertemuan terakhir mereka mau diadendum. Tapi tidak tahu kesalahannya dimana hingga saat ini belum terwujud. Apakah ada yang bermain atau bagaimana," katanya juga.
Baca Juga:
Disampaikan juga mengenai titik permasalahan, kontrak kerjasama yang terjadi saat ini pihak pemprov dirugikan. Pasalnya sesuai kesepakan, pemprov akan menerima 25 persen dari keuntungan pengelolaan hotel Aryaduta atau minimal Rp 200 juta per tahun. Tapi tiap tahun pemprov hanya mendapatkan deviden di angka minimal saja.
"Kalau yang namanya kerjasama itu harus menguntungkan kedua belah pihak. Tapi ini tidak, pemprov dirugikan. Riau hanya dapat diangka minimal terus per tahun, artinya hotel Aryaduta tidak pernah mendapatkan keuntungan Rp 1 miliar. Lahan kosong saja yang kita sewakan dapat Rp 300 juta per tahun, masa ini hanya Rp 200 juta," katanya lagi sembari beri perbandingan.
Untuk itu menurut Dapil Rokan Hilir ini lagi, dari pertemuan hearing ada tiga kesepakatan yang dikeluarkan. Pertama minta diaudit operasional Aryaduta selama ini yang katanya terus merugi.
Kedua, untuk sementara waktu operasional hotel Aryaduta ditutup hingga pimpinan Lippo Karawaci mau berembuk masalah ini. Ketiga, diminta pada pemprov untuk serius urus masalah adendum kontrak kerja ini. (mcr)
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan