Peringati Hari Pramuka ke-65, Bupati Siak Ajak Generasi Muda Sukseskan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Peringati Hari Pramuka ke65, Bupati Siak Ajak Generasi Muda Sukseskan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Pemerintahan
PEKANBARU - Tidak bisa menunjukan KTP asli Riau petugas pengawasan perbatasan tidak berikan toleransi kepada masyarakat luar Riau masuk ke Riau. Terutama warga yang berasal dari daerah terjangkit Covid-19 yang lansung disuruh balik arah.
Penegasan tersebut sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Kabupaten Kota dalam mencegah penyebaran dan memutus mata rantai virus corona (Covid-19) di Riau yang saat ini terus meningkat drastis. Tambah lagi benerapa minggu terakhir ini yang peningkatannya jauh bertambah semenjak adanya pemulangan masyarakat Riau dari daerah terjangkit Covid-19 yang sudah menularkan pada masyarakat lainya. Diantaranya Santri dari Magetan Jawa Timur yang sudah menularkan kepada.keluarganya sendiri yang saat ini juga sudah dinyatakan positif Civid-19.
Penegasan dan memperketat orang masuk ke Riau tersebut, juga setelah beberapa kabupaten kota di Riau menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Diantaranya Kabupaten Kampar yang telah menerapkan tindakan tegas bagi para pendatang yang ingin masuk ke Riau.
Baca Juga:
Menurut Sekretaris Gugus Tugas Tim Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, Syahrial Abdi saat mengunjungi posko pengawasan PSBB Sumbar-Riau dan perbatasan Rohul-Sumatera Utara (Sumut). Kamis (21/5). Lenegasan yang dilakukan petugas pengawas PSBB itu cukup baik dan beralasan, karena tujuannya jelas guna meningkatkan antisipasi penyebaran virus corona Covid-19 yang sesuai dengan SOP dalam aturan menerapkan PSBB.
"Kita sudah cek lansung ke lapangan dan kita juga melihat lansung masih banyak pemudik yang di temukan melanggar himbauan PSBB. Begitu juga warga yang mau masuk ke Riau yang di suruh balik arah oleh petugas," katanya
Baca Juga:
Syahrial Abdi yang juga didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau M Taufiq OH, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Riau Zainal ini mengatakan, penegasan ini memang merupakan kebijakan ketat, jika tidak juga akan berdampak pada penerapan PSBB yang yang tujuannya untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Untuk apa PSBB diterapkan jika arus mudik tidak di jaga ketat. Maka perlu tindakan tegas dengan tetap mephatikan SOP," jelasnya.
Kendati demikian katanya, sebenarnya penegasan itu masih ada kelonggaran, yaitu bagi yang ada kepentingan sesuai yang juga disampaikan pemerintah. Tapi harus bisa dibuktikan dengan surat tugas yang jelas dam juga surat keterangan dari pihal kesehatan.
"Untuk mereka yang berkepentingan ini meski lengkap surat tugas dan surat keterangan dari keshatan tetap dilakukan rapit tes petugas. Termasuk mengawasi kegiatan selama berada di daerah Riau," ujarnya.
Sementara bagi masyarakat luar Riau yang berada di Rau dan mau keluar dari Riau akan dipersilahkan dan tidak ada larangan. Yang dilarang itu yang masuk tampa ada alasan, apa lagi hanya untuk jalan-jalan maupun mudik lebaran.
Petugas tidak hanya menindak masyarakatnya, tapi juga transportasi yang membawa penumpang. Karena untuk transportasi ini sudah jelas apa saja jenis tranportasi yang diizinkan dan itu sudah disampaikan Kemenhub RI sebelumnya.
"Ini juga sudah ditegaskan Dishub Riau sebelumnya. Bahkan infonya juga akan ada tindak tegas bagi P.O tranportasinya yang membandel," tutur.Asisten III Setdaprov Riau ini.(MCR)
Peringati Hari Pramuka ke65, Bupati Siak Ajak Generasi Muda Sukseskan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Pemerintahan
Oleh Rosmely, SHSETIAP kali panen kelapa melimpah, petani Indragiri Hilir kembali dihadapkan pada persoalan klasik, harga turun. Alasannya
Opini
kabarmelayu.com,JAKARTA Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar bertemu dengan Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief MBA di Gedung DPR
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Perkembangan teknologi digital menuntut dunia jurnalistik beradaptasi lebih cepat. Jurnalis tidak lagi cukup hanya
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan meminta bantuan 18 ribu masker kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Korban
Peristiwa
Semarak HUT RI ke81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Sport
Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru berhasil menyabet sebagai kelurahan terbaik III lomb
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ir. H. AMD. Junaidi AN, M.Si, menghadiri kegiatan Saraseha
Parlemen