Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

Jubir Gugus Tugas Jelaskan Melonjaknya Penambahan Kasus Positif Dari Meranti

Harijal - Jumat, 29 Mei 2020 20:27 WIB
Jubir Gugus Tugas Jelaskan Melonjaknya Penambahan Kasus Positif Dari Meranti
istimewa

PEKANBARU - Terkait melonjaknya jumlah pasien Covid-19 di Riau usai lebaran ini, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Riau dr Indra Yovi mengungkapkan dikarenakan sampel yang dikirimkan dari Kabupaten Kepulauan Meranti baru sampai pada Rabu (27/5/2020) malam.

"Keterbatasan transportasi menjadi penyebabnya," terangnya saat menggelar Konfrensi Pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, Jumat (29/5/2020).

Dengan kondisi sekarang ini, lanjutnya, mengakibatkan transportasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti tidak setiap hari berangkat. Adapun sampel ini diambil sejak tanggal 24-26 Mei 2020. Kemudian barulah pada Rabu (27/5/2020) malam sampai di RSUD Arifin Achmad. Dengan total sampelnya sebanyak 42 sampel dari kurang lebih 16 pasien.

Baca Juga:

"Kemudian keluar hasilnya tadi malam (Kamis, 28/5/2020) pukul 20.00 WIB sebanyak 6 orang positif," ujarnya.

Penambahan sebanyak 6 pasien tersebut, terangnya, berkaitan dengan cluster santri Magetan, Jawa Timur. Meski demikian, tidak semuanya merupakan santri.

Baca Juga:

Terkait kondisi ruang isolasi di Kabupaten Kepulauan Meranti, ia mengungkapkan bahwa ruangan tersebut tidak mampu menampung seluruh pasien Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Meranti. 

"Dengan penambahan 6 orang ini maka tidak cukup (ruang isolasi, red), terlebih masih ada 4 orang yang masih dirawat," ungkapnya.

Kemungkinan pada hari ini, lanjutnya, penanggung jawab ruang isolasi di Kabupaten Kepulauan Meranti dr Iqbal Sp PD dengan Direktur RSUD Meranti dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti akan menjadikan salah satu puskesmas rawat inap sebagai ruang isolasi untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19 yang relatif stabil dan berusia muda.

"Sedangkan untuk pasien yang berusia 30-40 tahun sebaiknya dirawat di RSUD," pungkas dr Yovi. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Kelurahan Kampung Bandar Juara III Lomba Kebersihan se-Kota Pekanbaru
Waka I DPRD Inhil Hadiri Sarasehan Kebangsaan MPR RI di Pekanbaru
Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota
Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan
komentar
beritaTerbaru