Kamis, 30 April 2026 WIB

Gubernur Riau dan Kepri `Berbalas` Pantun untuk Jokowi, Ini Tanggapan Netizen

Harijal - Kamis, 20 Mei 2021 17:39 WIB
Gubernur Riau dan Kepri `Berbalas` Pantun untuk Jokowi, Ini Tanggapan Netizen
istimewa

PEKANBARU - Ada yang menarik di sela kunjungan kerja Presiden Jokowi ke daerah hari rabu (19/05/21) ini, seperti diketahui bersama, Presiden Jokowi melaksanakan lawatan ke Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

Dalam kunjungannya di Provinsi Riau, Daruk Seri Setia Amanah Negara ini diagendakan melihat secara langsung Vaksinasi massal covid 19 di Gelanggang Remaja, meninjau perkembangan jalan Tol Riau - Sumbar hingga melaksanakan rapat kerja bersama seluruh Bupati Walikota se Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit. Siang hari, Presiden Jokowi langsung bertolak ke Provinsi Kepulauan Riau. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menggelar pemantauan dan dialog secara virtual dengan sejumlah lokasi vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepri.

Salah satu hal yang menarik perhatian warganet dari kunjungan pada kedua Provinsi “bersaudara” ini adalah pada media Sosial Pribadi kedua Gubernur tersebut, terlihat update yang kompak menampilkan pantun bertemakan selamat datang untuk Presiden Jokowi.

Baca Juga:

“Lancang kuning berlayar di waktu malam, Melintas selat menuju tepian pulau, Kepada Bapak Presiden kami mengucap salam; Selamat Datang kembali di Provinsi Riau.” Ucap H. Syamsuar dalam update di media sosialnya, sedangkan H. Ansar Ahmad menulis pantun “Anak nelayan menjaring teri, Menjelang petang balik ke rumah, Selamat datang di Provinsi Kepri.

Negeri berpancang amanah, bersauh marwah.” Tentunya kekompakan kedua Gubernur tersebut mendapat tanggapan positif dari warganet. “Senang kami melihat kekompakan kedua Gubernur tersebut, kalau tak salah mereka bersahabat sejak bertugas sebagai camat di Tanjung pinang” ucap Rana sambil menunjukkan dan membandingkan postingan Gubernur tersebut.

Baca Juga:

Kita turut bangga dan harus selalu melestarikan pantun ini sebagai salah satu budaya melayu, terlebih Pantun sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO.(MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal
komentar
beritaTerbaru