Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Pj Sekdaprov Riau Hadiri Rakor Tim Pengarah Teknis BRGM secara Virtual

Harijal - Kamis, 20 Mei 2021 17:49 WIB
Pj Sekdaprov Riau Hadiri Rakor Tim Pengarah Teknis BRGM secara Virtual
Sekda Provinsi Riau, Masrul Kasmy

PEKANBARU - Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Masrul Kasmy menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) tim pengarah teknis Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) secara virtual, di Riau Command Center (RCC) Menara Lancang Kuning, Kamis (20/5/21).

Dalam acara rakor tim pengarah BRGM secara virtual dipimpin langsung oleh Kepala BRGM Republik Indonesia (RI), Hartono. Dalam kesempatannya Hartono mengatakan bahwa Presiden memberikan tugas tambahan baru untuk ikut serta mempercepat pelaksanaan BRG Mangrove di sembilan provinsi dengan luasan 600 ribu ha Sampai dengan tahun 2022.

Hartono menyampaikan, kegiatan yang dilakukan BRGM pada periode pertama tidak terlepas dari support serta dukungan dari seluruh anggota BRGM, kementrian dan pemerintah daerah di tujuh provinsi.

Baca Juga:

Sesuai dengan pesan Presiden RI pada akhir Tahun 2020 lalu, bahwa restorasi gambut harus tetap dilanjutkan, bahkan dengan mengusahakan agar restorasi gambut dapat dilakukan secara permanen.

"Nah konsep permanen ini harus bisa kita terjemahkan karena untuk mewujudkan gambut yang sudah dimantapkan ke restorasi gambut yang secara permanen," ucapnya.

Baca Juga:

Tentunya hal ini sangat memerlukan partisipasi dan juga keterlibatan seluruh pihak termasuk pihak ketiga yang selalu mengelolah langsung akan gambut- gambut tersebut.

Ia juga menjelaskan konsep restorasi gambut yang permanen ini yang akan menjadi fokus dari tim pengarah teknis nantinya. Karena apapun yang dikerjakan tentunya itu berdasarkan dari arahan dan masukan serta partisipasi dari tim teknis.

Ia mengungkapkan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 120 Tahun 2020 tim pengadaan teknis ini terdiri dari seluruh pemerintah daerah di 13 provinsi dan 36 kemeterian yang terkait secara langsung maupun tidak langsung dengan tujuan upaya mewujudkan gabut terdegradasi yang lebih sehat.

BRGM ini tidak hanya terkaitan perbaikan lingkungan tetapi juga terkait dengan pemeliharaan integritas wilayah republik dan terkait dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat seperti baik usaha perikan, usaha pariwisata, pemanfaat hasil bidang kayu yang tentunya usaha ini bisa dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan demikian yang akan dilakukan dalam tata kedepan dalam upaya restorsi gambut dan mangrove akan sangat tergantung pada pihak yang memiliki kepentingan langsung dengan beredaaan utamanya.

"Dengan demikian Mangrove akan menjadi sumber daya alam yang tidak hanya menjadi menjaga lingkungan juga untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan menjaga integritas kebutuhan wilayah republik," tutupnya.(MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Perkuat Tata Kelola Agribisnis Sawit dan Mitigasi Tipikor, Law Firm Citra Hukum Keadilan Resmi Buka Kantor Perwakilan di Riau
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
komentar
beritaTerbaru