Kualitas Udara Siak Sangat Tidak Sehat
kabarmelayu.com,SIAK Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Siak masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Meski begitu, tidak serta merta
Lingkungan
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, usulan tersebut masih bersifat sementara dan akan ditetapkan setelah keputusan resmi dari Sekretariat Presiden.
"Untuk bantuan Presiden tingkat provinsi, yang diusulkan adalah sapi dengan bobot paling berat dari seluruh kabupaten/kota di Riau. Sementara untuk kabupaten/kota, diambil dari sapi terberat di daerah masing-masing sesuai arahan Sekretariat Presiden dan Ditjen PKH," ujar Mimi, Ahad (26/4/2026).
Baca Juga:
Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan verifikasi lapangan guna memastikan kondisi riil sapi yang diusulkan.
"Besok kami akan ke Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir untuk melihat langsung usulan sapi tersebut," jelasnya.
Baca Juga:
Mimi menegaskan, selain bobot, faktor kesehatan, kelayakan fisik, serta kesiapan distribusi juga menjadi perhatian utama dalam penilaian.
"Tidak hanya besar, sapi juga harus sehat dan memenuhi standar sebagai hewan kurban Presiden," tegasnya.
Program bantuan sapi Presiden ini menjadi agenda rutin setiap Iduladha dan diharapkan mampu mendorong semangat peternak lokal untuk meningkatkan kualitas ternak mereka. Keputusan final terkait sapi yang terpilih akan diumumkan setelah adanya penetapan resmi dari Sekretariat Presiden.
Berdasarkan data sementara, sapi usulan tingkat provinsi berasal dari peternak Franto KSR dengan jenis Simental berbobot 1.013 kilogram. Sementara dari Indragiri Hilir, peternak Zaini mengusulkan sapi jenis Brangus dengan bobot 1.000 kilogram.
Dari Bengkalis, peternak Adi Tiawarman mengusulkan sapi Simental berbobot 961 kilogram, disusul dari Pelalawan oleh Ricky Juniardi dengan sapi Simental seberat 955 kilogram.
Kemudian dari Rokan Hilir, Azuwar Sayudi mengajukan sapi jenis BC x Bali dengan bobot 950 kilogram.
Selanjutnya dari Kampar, Guntur Laksana mengusulkan sapi Brahman Cross berbobot 923 kilogram. Dari Indragiri Hulu, Nurman mengajukan sapi Simental dengan bobot 915 kilogram, sementara dari Dumai, Hasan mengusulkan sapi Simental seberat 910 kilogram.
Dari Pekanbaru, peternak Nano Hariyadin mengajukan sapi Simental dengan bobot 907 kilogram. Kemudian dari Kepulauan Meranti, Amat mengusulkan sapi Limosin berbobot 850 kilogram.
Dari Rokan Hulu, Muhammad Daffa Alyusri mengajukan sapi Limosin dengan bobot 830 kilogram, disusul dari Kuantan Singingi oleh Suyitno dengan sapi Limosin berbobot 829 kilogram. Sementara dari Siak, Timbul Sabtoso mengusulkan sapi jenis Brahman dengan bobot 731 kilogram.
kabarmelayu.com,SIAK Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Siak masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Meski begitu, tidak serta merta
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar pengumuman dan penyerahan penghargaan Lomba Karya Tulis Jurn
TNI/Polri
Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Ringkus 128 Tersangka Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Perta
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejak Ahad lalu (13/9/2026), kualitas udara di Pekanbaru terpantau di level sangat tidak sehat. Puncaknya, pagi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejak Ahad lalu (13/9/2026), kualitas udara di Pekanbaru terpantau di level sangat tidak sehat. Puncaknya, pagi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan pengarahan secara daring yang di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langit Pekanbaru yang sempat verah dua hari belakangan setelah hujan, pada Senin (14/9/2026) pagi kembali diseli
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kalimat sederhana namun penuh makna yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dalam rangka memperingati ulang tahun ke8, Komunitas Student Education Forum (SEF) resmi meluncurkan kegiatan p
Seni