KPU Riau Luncurkan Sekolah Pemilu Hijau 2026, Perkuat Pendidikan Pemilih Berwawasan Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau resmi meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau (Green Election School) Tahun
Politik
Acara ini dihadiri Dekan FIB Unilak Dr. Moh Fauzi S. S. M.Hum, Ketua Harian LAMR. Drs. H. Taufik Ikram Jamil, M. I.Kom, dan Para Narasumber, Alit Spd. M.M, Prof Dr. M. Ansor MA, Prof Dr Junaidi S.S M. Hum Dr. H. Griven H. Putra M.Ag dan Anto S.AP, dan managemen PT RAPP.
Dalam sambutannya, Setya Hendro Wardhana menyampaikan salam Bupati Siak Dr. Afni Z. dan memberikan Apresiasi kepada Penulis Buku 'Suku Asli Anak Rawa', dan semua pihak yang menyelengggarakan kegiatan tersebut.
Baca Juga:
Hendro mengatakan bahwa buku yang ditulis oleh Alit bukan saja mengulas tentang kehidupan Suku Asli Anak Rawa, tetapi juga memuat sejarah, budaya, dinamika sosial, ekonomi, hingga lingkungan yang membentuk kehidupan masyarakat adat tersebut.

Baca Juga:
"Dalam buku itu juga menjelaskan mengapa disebut Anak Rawa, bagaimana hubungan mereka dengan lingkungannya, serta apakah adat dan budayanya masih tetap eksis," ungkap Hendro.
Lebih lanjut dikatakan Hendro, buku tersebut merupakan sebagai upaya mendokumentasikan sejarah, budaya dan kearifan lokal.
"Maka hal ini perlu kita beri dukungan dengan tujuan dapat memperkuat pengakuan terhadap keberadaan suku asli Anak Rawa yang selama ini belum banyak dikenal oleh masyarakat di luar Kabupaten Siak," katanya.
"Kami atas nama pemerintah Kabupaten Siak mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan seperti PT RAPP, FIB Unilak," tutup Hendro.
Sementara menurut Alit sang penulis Buku Suku Asli Anak Rawa mengatakan bahwa buku itu lahir dari keinginan mendokumentasikan sejarah masyarakat adat yang selama ini lebih banyak diwariskan secara lisan agar tidak hilang seiring berkurangnya jumlah tetua adat.
"Tetua-tetua kampung sudah lanjut usia. Mereka tidak boleh hanya meninggalkan sejarah dalam bentuk cerita, tetapi juga harus ada bukti tertulis. Karena itulah buku ini lahir," ujarnya.

sebagai upaya mendokumentasikan sejarah, budaya, dan kearifan lokal masyarakat adat Suku Asli Anak Rawa dengan dukungan PT RAPP masyarakat dan FIB Unilak Riau.
Menurut Alit, buku tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pengakuan terhadap keberadaan Suku Asli Anak Rawa yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat.
Suku Asli Anak Rawa mulai mendapat perhatian pada 2012 dan kini telah memperoleh pengakuan melalui Peraturan Daerah Kabupaten Siak Nomor 2 Tahun 2015 tentang penetapan delapan kampung adat, termasuk Kampung Adat Asli Anak Rawa.
Alit berharap pengakuan terhadap komunitas adat tersebut tidak hanya terbatas di Kabupaten Siak, tetapi juga semakin dikenal masyarakat luas.
"Melalui bedah buku ini saya ingin masyarakat mengetahui bahwa Suku Asli Anak Rawa merupakan komunitas adat yang berbeda dengan Akit, Sakai, Duano maupun Suku Laut," katanya.
Alit mengatakan wilayah adat Suku Asli Anak Rawa memiliki populasi sekitar 2 ribu jiwa, dengan sekitar 90 persen penduduk Kampung Adat Penyengat merupakan anggota komunitas tersebut.
Selain memperjuangkan pengakuan, ia menilai modernisasi menjadi tantangan dalam menjaga keberlangsungan adat istiadat.
"Saya ingin menerima peradaban baru, tetapi tidak meninggalkan adat dan budaya yang kami miliki," tuturnya.(inf/siak)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau resmi meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau (Green Election School) Tahun
Politik
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Siak Beri Sambutan di Bedah Buku &039Suku Asli Anak Rawa&039
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHIL Perkara dualisme kepengurusan dan sengketa hak kelola lahan perkebunan kelapa sawit Koperasi Juang Makmur Bersama
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang siswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota mengukir prestasi gemilang di bidang olah
Pendidikan
Kemnaker Sesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan Hadapi Dinamika Dunia Kerja
TNI/Polri
Ekspedisi Merah Putih Tanam Ribuan Mangrove dan Serahkan Bantuan Nelayan di Pulau Rupat
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Setelah beberapa hari meresahkan masyarakat dan memicu sejumlah insiden penyerangan terhadap warga di Kota Tembila
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar W
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perjuangan tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera memadamkan kebakara
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Muhammad Fahri, siswa salah satu SMK di Pekanbaru yang jenaza
Hukrim