Kamis, 05 November 2026 WIB

Hotspot di Riau Bertambah Lagi, Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat

Andi - Rabu, 16 September 2026 16:55 WIB
Hotspot di Riau Bertambah Lagi, Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat
Sebaran hotspot sore ini, 16 September 2026.)Foto: BMKG)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - BMKG Pekanbaru mencatat kenaikan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau. Dari tadi pagi sebanyak 115, sore ini terpantau menjadi 125 titik, Rabu (16/9/2026).

Forecaster Indah DN dari Stamet SSK II, update BMKG pukul 16.00, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih daerah dengan hotspot terbanyak yakni 73 titik. Mengikuti Kampar 34, Indragiri Hilir (Inhil) 11, Dumai 3, Kuantan Singingi (Kuansing), Pelalawan, Rokan Hulu (Rohul) dan Siak masing-masing 1titik panas.

Sebanyak 8 titik panas di antaranya di level confidence (tingkat kepercayaan) tinggi, 1 rendah dan selebihnya di level confidence sedang.

Baca Juga:

Untuk jarak pandang (visibility update), Pekanbaru 3,5 kilometer terhalang asap, Rengat (Inhu) 5 kilometer, Pelalawan 4 kilometer dan Tambang (Kampar) 4 kilometer.

Masih BMKG, pukul 15.00 konsentrasi Particulat Matter (PM 2 5) di angka 110,4. Angka ini menempatkan udara Pekanbaru masih pada kategori tidak sehat.

Baca Juga:

Sekolah di Pekanbaru mulai hari ini juga tidak melaksanakan kegiatan tatap muka langsung. Untuk melindungi kesehatan para siswa, Pemko Pekanbaru mengambil kebijakan dilakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga Sabtu, 19 September mendatang.

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Anggota Komisi I DPR Dorong Pengawasan Investasi
Wako Pekanbaru Buka MTQ Kecamatan Rumbai di Lahan Bekas Karhutla
3.394 Hektare Lahan Riau Terbakar, 65 Orang Tersangka
Kapolsek Teluk Meranti Pasang 6 Plang Peringatan di Lokasi Karhutla
Hingga Oktober 2026, DPKP Pekanbaru Catat 166 Bangunan Terbakar dan 28 Kasus Karhutla
Karhutla Mereda, Polda Riau Distribusikan 260 Papan Larangan Membakar Lahan
komentar
beritaTerbaru