Senin, 08 Juni 2026 WIB

Pemkab Kampar Peringati Hari Kesiapsiagaan Nasional ke-X

Akibat Bencana Semua Menderita, Perlu Kesiapsiagaan dan Perhatian Semua Pihak
Harijal - Rabu, 26 April 2017 19:28 WIB
Pemkab Kampar Peringati Hari Kesiapsiagaan Nasional ke-X
sy/rec
Plt Sekdakab Kampat Ir Nurahmi MM mewakili Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi AP M.Si saat memberikan arahan pada acara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Nasional ke-X di Halaman Kantor BPBD Kabupaten kampar, Rabu (26/4/2017).

BANGKINANG, kabarmelayu.com - Kabupaten Kampar setiap tahun mengalami berbagai bencana seperti, kekeringan, tanah longsor, puting beliung, asap dan bencana banjir seperti terjadi pada Maret 2017. Untuk itu, perlu perhatian semua pihak.

Hal itu disampaikan Plt Sekdakab Kampar Ir Nurahmi MM mewakili Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi AP M.Si pada acara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Nasional ke-X di Halaman Kantor BPBD Kabupaten kampar yang baru tepatnya area kantor Bupati Kampar yang lama, Rabu (26/4/2017).

Akibat bencana, kita semua menderita terutama anak-anak, orang tua lanjut usia, ibu-ibu hamil bahkan bencana dapat melumpuhkan sendi-sendi kehidupan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga:

Diharapkan kepada semua pihak hendaknya dapat bahu membahu akan hal ini, semoga kejadian serupa tidak terulang lagi pada tahun-tahun mendatang,  harap Nurahmi 

Dikatakan, bahwa ada sebagian bencana yang bisa diprediksi, namun pada hakikatnya setiap bencana yang terjadi merupakan kehendak dari Allah SWT. Namun kita diwajibkan untuk selalu berikhtiar dan selalu waspada guna terbentuk suatu Kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap bencana. BPBD Kampar selaku koordinator pelaksana dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Kampar hendaknya dapat merangkul semua pihak dan berbuat dengan memberikan kontribusi dalam upaya Kesiapsiagaan. 

Baca Juga:

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Santoso dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka memperingati 10 tahun disahkannnya undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, mempromosikan kegiatan latihan Kesiapsiagaan bencana tanggal 26 April untuk dijadikan sebagai titik tolak Kesiapsiagaan Nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, serta meningkatkan kewaspadaan dan Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. 

Santoso juga menjelaskan untuk mempersiapkan Kesiapsiagaan masyarakat dibutuhkan pelatihan dalam  melakukan tindakan dini untuk menghadapi setiap bencana dibutuhkan anggaran, namun sampai saat Kampar belum mempunyai anggaran untuk itu dan masih memakai dana pusat.

“Kita tidak punya anggaran dan masih memakai anggaran pusat jadi sangat terbatas untuk memberikan pelatihan,” ujar Santoso. (Syailan Yusuf)

SHARE:
beritaTerkait
Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
komentar
beritaTerbaru