Selasa, 09 Juni 2026 WIB

Walikota Usulkan 2.333 Kuota CPNS Untuk Pekanbaru ke Menteri PANRB

Harijal - Selasa, 15 Agustus 2017 17:00 WIB
Walikota Usulkan 2.333 Kuota CPNS Untuk Pekanbaru ke Menteri PANRB
Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST,MT

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST,MT mengajukan permintaan 2.333 kuota penerimaan CPNS tahun 2017 kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Republik Indonesia  Asman Abnur. 

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Walikota, Selasa (15/08/2017)  kepada Menteri PANRB saat ekspos, di Kantor Kementrian PANRB di Jakarta.

Dalam ekspos tersebut, Walikota memaparkan bahwa saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru sedang memacu program Pekanbaru Smart City Madani yang sudah tentu diawali oleh pemerintahan yang smart dan tata kelola pemerintan yang cerdas hingga menghasilkan masyarakar yang smart pula.

Baca Juga:

“Untuk mewujudkan pemerintahan yang cerdas, kita memerlukan ASN yang cerdas, memiliki skil dan berdaya saing, berdisipilin, kreatif dan inovatif. Sementara saat ini kita mengalami kekurangan  tenaga teknis, pendidik dan kesehatan . Karena itu kita berharap pemerintah pusat dalam hal ini Mentri PANRB dapat membantu menambah kuota penerimaan CPNS untuk Kota Pekanbaru," ujar Walikota seusai melakukan pertemuan dan ekspos di Kementerian PAN RB.

Dalam ekspos tersebut secara rinci, Walikota Firdaus menyebutkan bahwa kebutuhan tenaga yang diperlukan Pemko saat ini terdiri dari tenaga pendidik 1.061  orang, Tenaga Kesehatan 589 orang, tenaga teknis PU 40 orang, Dinas Perhubungan 215 orang, Damkar 24 orang dan Satpol PP 404 orang.

Baca Juga:

“Jadi sebanyak 2.333 orang tenaga yang kita butuhkan, kita berharap Menteri PANRB  dapat mengabulkan permintaan kita ini," ujar Walikota yang juga didampingi Plh Sekda Azwan, Plt Kepala BKPSDM  Muhammad Jamil, Kadis Pendidikan Abdul Jamal, Kadis Kesehatan Drg Hj Helda Suryani,

Walikota juga dalam kesempatan itu berwanti-wanti kepada para pejabat kalau  penerimaan CPNS itu nanti dikabulkan dan dimulai prosesnya, diharap kepada seluruh pejabat untuk pasang mata dan telinga  agar tidak ada oknum yang menipu masyarakat dengan mencatut nama pejabat atau orang-orang tertentu dalam proses penerimaan CPNS itu nantinya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil kepada media bahwa pertemuan terseebut mendapat respon yang sangat baik dari Menteri PANRB tersebut, bahkan Menteri akan membantu sepenuhnya agar Pekanbaru sebagai Kota besar mendapat kuota dan Formasi yang lebih banyak dan prioritas baik kuota maupun formasi dalam penerimaan CPNS yang terutama tenaga teknsi seperti dokter, arsitek, dan tenaga ahli lainnya.

“Menteri meminta kita menyiapkan analisa jabatan dan analisa beban kerja agar kebutuhan dan kekurangan tenaga bisa terlihat secara detail dan pasti. Kita akan segera menyiapkan ini. Pak wali tadi secara langsung memberikan perintah bahwa begitu pulang ke Pekanbaru Anjab dan ABK itu akan kita rampungkan," ujar Jamil. (rls/jsn)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Inovasi Wali Kota Agung Genjot PAD, Pemprov Minta Daerah Lain Berdayakan PKK
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB
Bawa Pasien dari Bagansiapiapi, Ambulans Kecelakaan di Tol Permai, Tiga Tewas
Tolak Titipan, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027
Kepala Daerah Didorong Maksimalkan Forum DPR RI Dapil Riau untuk Akses APBN
komentar
beritaTerbaru