Senin, 08 Juni 2026 WIB

Program DMIJ dan IKK Upaya Wujudkan Pemerataan Pembangunan di Inhil

Harijal - Kamis, 08 Juni 2017 19:08 WIB
Program DMIJ dan IKK Upaya Wujudkan Pemerataan Pembangunan di Inhil
ist.
Bupati Inhil, HM Wardan

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Guna mewujudkan pemerataan pembangunan di kawasan pedesaan dan perkotaan, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menerapkan dua program sekaligus, yakni program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) dan program Infrastruktur Ibukota Kecamatan (IKK).

Kedua program tersebut sudah berjalan beberapa tahun belakangan. Dengan dilaksanakannya kedua program tersebut, manfaat dari pembangunan pun sudah mulai terasa di kalangan masyarakat yang kini dapat menikmati akses jalan antar wilayah kian lancar tanpa hambatan. 

Demikian diungkapkan Bupati HM Wardan kepada puluhan jamaah shalat Tarawih di Surau Darussalam, jalan Pelajar, Tembilahan Hulu, Rabu (7/6/2017) malam.

Baca Juga:

Namun, bagi masyarakat yang wilayahnya belum tersentuh pembangunan seperti kelancaran akses transportasi, Bupati Wardan mengharapkan kesabaran masyarakat dalam menantikan berjalannya proses pembangunan. Sebab, menurutnya, pelaksanaan pembangunan tidak bisa serta-merta dilaksanakan tanpa melewati tahapan proses.

"Butuh waktu, butuh dana anggaran yang tidak sedikit. Dan kita (Kabupaten Inhil,red) tidak memiliki dana anggaran yang besar. Apalagi, Kabupaten Inhil yang akan dibangun ini merupakan Kabupaten terluas se Provinsi Riau," tukas Bupati.

Baca Juga:

Dalam pelaksanaan pembangunan, Bupati Wardan membeberkan, ketersediaan anggaran melalui APBD Kabupaten Inhil saat ini, tidak memadai untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan akan pembangunan di 20 Kecamatan se Kabupaten Inhil ini.

"Untuk itu, saya beserta jajaran di Pemerintahan Kabupaten Inhil, harus terlebih dahulu mencarikan sumber pembiayaan pembangunan lainnya. Misalnya saja, sumber yang berasal dari APBN ataupun APBD Provinsi Riau. Ini juga tidak bisa secara instan kita peroleh," katanya.

Disamping itu, dijelaskan Bupati Wardan, tahapan dalam proses pembangunan secara periodik, harus lebih dulu dimulai dari kalangan masyarakat pada tataran pedesaan maupun Kelurahan hingga sampai ke tingkat Kabupaten. Untuk itu, lanjutnya, memerlukan waktu yang tidak sebentar guna merealisasikan cita-cita pembangunan masyarakat.

"Instrumen yang digunakan adalah Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan). Sebagaimana yang kita kenal pada tingkat desa adalah Musrenbangdes (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa). Yang mana, dalam implementasinya, penggunaan instrumen ini merupakan satu-satunya jalan untuk mengakomodir aspirasi pembangunan yang berasal dari masyarakat itu sendiri," pungkas Bupati Wardan.

Kembali Bupati menegaskan, bahwa pembangunan tidak dapat dilaksanakan dalam waktu singkat, terlebih dengan kapasitas keuangan daerah yang terbatas. Namun, Bupati Wardan tetap optimistis, kedepan, seluruh kawasan se Kabupaten Inhil akan dapat tersentuh oleh pembangunan yang terus digesa pihak Pemerintah Kabupaten Inhil.

"Bertahap, pembangunan akan menyentuh daerah-daerah se Kabupaten Inhil. Sampai saat ini pun, saya beserta jajaran saya di Pemerintahan Kabupaten Inhil tengah berupaya semaksimal mungkin untuk menggesa pembangunan yang merata di setiap kawasan," tandas Bupati Wardan. (Advertorial)

SHARE:
beritaTerkait
Hari Kedua Pencarian, Warga Bandung yang Tenggelam di Sungai Kampar Belum Ditemukan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Pagi Ini
Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal
Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG
Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu
Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla
komentar
beritaTerbaru