Rabu, 19 Agustus 2026 WIB

Bupati dan Isteri Main Karet Yeye Bersama Anak-Anak

Harijal - Kamis, 24 Agustus 2017 15:43 WIB
Bupati dan Isteri Main Karet Yeye Bersama Anak-Anak
Rahman
Bupati Bengkalis Bersama Istri bermain yeye dalam rangka hari anak nasional tahun 2017 di lapangan tugu Bengkalis

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Ada pertunjukan menarik pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2017, bahkan mampu mem-flasback ingatan orang pada masa lampau, yakni permainan karet yeye. Tak tanggung-tanggung, permainan yeye di Lapangan Tugu Kamis (24/8/2017), dimainkan langsung Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan isteri Kasmarni.

Awalnya, ketika sampai di Lapangan Tugu untuk menghadiri sekaligus membuka peringatan HAN tingkat Kabupaten Bengkalis 2017, mantan Kepala Desa Muara Basung ini, langsung menyaksikan anak-anak dari Forum Anak Kabupaten Bengkalis yang tengah mempragakan permainan anak, seperti setatak, congkak dan enggrang serta karet yeye.

Saat menyaksikan anak-anak tengah asyik berloncat-loncak main yeye, Bupati Amril Mukminin dan Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni, terarik untuk ikut nyimbrung permainan tempo dulu. Lantas Amril dan Kasmarni mengayunkan dan diiring anak perempuan bermain di antara ayunan karet yeye yang dimainkan oleh orang nomor satu di Negeri Junjungan.

Baca Juga:

Pemandangan itu, menjadi semakin unik dan menarik, sehingga menjadi “magnet” daya bagi para undangan dan tentunya anak-anak lain yang meramaikan peringatan HAN tingkat Kabupaten Bengkalis 2017.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyambut baik atraksi yang disajikan anak-anak dari Forum Anak Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini, hendaknya tidak hanya sebuah atraksi, namun sebagai wahana untuk memperkenalkan kembali permainan anak, sehingga kembali digemari anak-anak zaman kemajuan ilmu teknologi.

Baca Juga:

“Kita semua tahu, di tengah kemajuan informasi dan teknologi, anak-anak kita sudah tidak mengenal lagi permainan yeye, enggrang, setatak, bola setangkup, Tam Tam Buku dan Sapu-Sapu Ringgit,” ungkap Amril Mukminin.

Dikatakan Amril, untuk melestarikan keberadaan permainan anak tempo dulu yang hampir punah, pihak instansi terkait di Negeri Junjungan untuk bersama-sama melestarikan, dengan cara mulai memperkenalkan kembali di sekolah-sekolah. Mengingat saat ini, anak-anak mulai dari pelosok kampung hingga perkotaan, sudah terbiasa dengan permainan modern yakni game online maupun offline via komputer maupun handpone.

Diungkapkan Amril Mukminin, berbagai permainan anak termasuk yeye pada peringatan HAN tingkat Kabupaten Bengkalis di Lapangan Tugu, kembali mengingatkan masa kecilnya. Kala itu, Amril bersama kawan-kawan selalu ceria dan gembira bermain permainan tempo dulu.

“Permainan anak tempo dulu, selain menumbuhkan rasa percaya diri, juga mampu membangkitkan semangat kesetiakawanan, sportivitas dan kemandirian. Untuk itu saya berharap agar, permainan ini kembali dibangkitkan lagi, agar anak-anak kita tidak hanya berkutat dengan permainan game yang hanya menghandalkan jari semata,” ungkapnya.(Man)

SHARE:
beritaTerkait
Wujudkan Kebersamaan HUT RI e-81, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang kota Gelar Aneka Lomba untuk Guru dan Siswa
RUU Kawasan Industri Didorong Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
BPBDPK Riau akan Gelar Rakor Tingkat Provinsi
Wakapolda Riau: Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal
Hari Pramuka ke-65, 24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan
Dispusip Siak Usulkan 'Syair Raja Siak' Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
komentar
beritaTerbaru