Rabu, 19 Agustus 2026 WIB

Filosofi ‘Salam Kelapa’ Jelang Hari Kelapa Internasional, Ini Kisahnya

Harijal - Selasa, 29 Agustus 2017 22:52 WIB
Filosofi ‘Salam Kelapa’ Jelang Hari Kelapa Internasional, Ini Kisahnya
Bupati HM Wardan bersama pemuda dan anak-anak di Inhil memperagakan Salam Kelapa kepada dunia.

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - "Salam Kelapa" yang menjadi khas di kalangan pemerintah daerah serta masyarakat Inhil ketika menyapa dan memperkenalkan negeri hamparan kelapa dunia sebagai julukan kabupaten Inhil ke seluruh masyarakat, baik nasional dan internasional. Dibalik pesonanya, ternyata "Salam Kelapa" memiliki seuntai kisah dalam proses pengenalannya

Sebagaimana dijelaskan Sekda Inhil, H Said Syarifuddin kepada awak media baru-baru ini, "Kalimat "Salam Kelapa" ini muncul secara reflek," ujar Sekda singkat. Sekda menjelaskan bahwa awal mula pengenalannya ide tersebut mengalir begitu saja saat meminta para hadirin untuk memperagakan salam lima jari sebagai ciri khas "Salam Kelapa".

"Waktu itu kami sedang mengikuti pertemuan dengan Sahabat Kelapa Indonesia, sudah tiba acara puncak dan pas seru-serunya, secara reflek kita meminta kawan-kawan untuk mengangkat tangan lima jari sebagai simbol "Salam Kelapa". Mereka juga seakan-akan tahu tentang​ peragaan tersebut, jadi disitulah awal mula munculnya," ujar Said Syarifuddin sembari tersenyum.

Baca Juga:

Mengenai filosofi "Salam Kelapa" tersebut, Said menambahkan​ sejauh ini belum ada memberikan makna mendalam. Akan tetapi, berkaitan dengan kenapa lima jari yang diangkat, dijelaskan Said bahwa pada saat itu ia terinspirasi bahwa lima jari yang diangkat sama seperti daun kelapa.

"Terobsesi aja seperti daun kelapa, ada pucuk dan dahannya jadi kita sebut "Salam Kelapa" dan mengangkat tangan lima jari yang direnggang-renggangkan," tambahnya.

Baca Juga:

Ketika dipertanyakan tentang akan mempatenkan salam tersebut, Ketua Panitia Festival Kelapa Internasional ini menyebutkan belum memikirkan ke arah sana, akan tetapi​ pihaknya tetap butuh masukan​ dari seluruh kalangan. 

Berkenaan dengan ditanggapi positif oleh berbagai kalangan, Said mengaku kaget serta tidak menyangka karena itu merupakan​ hanya sebuah reflek saja. "Kaget juga ketika tahu banyak yang memperagakan, apalagi pas mendengar sudah diketahui di Pekanbaru dan bahkan di Pusat," imbuhnya​. (advertorial)

SHARE:
beritaTerkait
Wujudkan Kebersamaan HUT RI e-81, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang kota Gelar Aneka Lomba untuk Guru dan Siswa
RUU Kawasan Industri Didorong Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
BPBDPK Riau akan Gelar Rakor Tingkat Provinsi
Wakapolda Riau: Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal
Hari Pramuka ke-65, 24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan
Dispusip Siak Usulkan 'Syair Raja Siak' Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
komentar
beritaTerbaru