TEMBILAHAN, riaueditor.com - Bupati Inhil, HM Wardan meminta para pelaku bisnis dapat mengambil peran pada penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional (FKI) dalam bentuk partisipasi pada pameran yang akan digelar salah satu agenda FKI.
Keikutsertaan para pelaku bisnis ini diyakini akan mampu memberikan kontribusi, baik bagi daerah maupun masyarakat Kabupaten Inhil, seperti halnya menggerakkan roda perekonomian mikro hingga makro.
"Dalam pameran pada stand-stand yang disediakan, para pelaku bisnis dapat menyajikan segala macam bentuk produk yang dimiliki. Muara dari hasil penjualan produk itu, tentunya akan berimbas positif, baik langsung maupun tidak langsung pada perekonomian. Ekonomi masyarakat akan semakin menggeliat, potensi peningkatan pendapatan akan semakin terbuka. Stimulus seperti itu yang kita harapkan," kata bupati melalui keterangan tertulisnya, Minggu (03/09/17) siang.
Baca Juga:
Terhadap instansi yang terhimpun menjadi panitia penyelenggara pameran, bupati berpesan agar dapat menjalin koordinasi yang intensif dalam kerangka sinergi lintas sektoral guna mengoptimalkan penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional.
"Perhelatan negara-negara produsen kelapa ini adalah momentum bagi kita untuk memperkenalkan kepada dunia tentang sektor yang menjadi unggulan kita, sektor yang menjadi sumber pendapatan terbesar bagi mayoritas masyarakat kita," jelas bupati.
Baca Juga:
Terkait hal teknis, Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Indragiri Hilir, Raja Taruna yang merupakan salah satu panitia menuturkan, persiapan sarana dan prasarana penyelenggaraan pameran telah mulai dilakukan.
"Sterilisasi dan pemasangan tenda di lokasi pameran, Taman Kota Gadjah Mada telah kita mulai. Setelah dilakukan sterilisasi dan pemasangan tenda, keesokan harinya para peserta pameran sudah bisa mempersiapkan dan mengisi tenda-tenda stand pameran," ujar Raja Taruna saat dijumpai di lapangan, Minggu (03/09/17) sore.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Panitia Penyelenggara Pameran, tercatat ada 43 (Empat Puluh Tiga) pelaku bisnis yang akan berpartisipasi dalam pameran Festival Kelapa Internasional pada 9 sampai 11 September 2017 nanti, baik dari Kabupaten Inhil maupun yang berasal dari luar daerah. Untuk lebih jelas, berikut para pelaku bisnis beserta asal domisili bisnis yang telah terdata akan mengikuti pameran Festival Kelapa Internasional tersebut:
1. TGCI (The Green Coco Island) Kampar
2. TGCI (The Green Coco Island) Kampar
3. Bank Riau Kepri Syariah Cabang Tembilahan - Inhil
4. Bank BBI Cabang Tembilahan - Inhil
5. Bank BRI Cabang Tembilahan - Inhil
6. PT. Top Asia Global Jakarta
7. Bank Riau Kepri Cabang Inhil
8. DPMPTSP Provinsi Riau
9. Dpmptsp Kabupaten Banyuasin
10. Diskop Dan Ukm Kabupaten Inhil
11. Disbun Kabupaten Inhil
12. DPMPTSP Kabupaten Inhil
13. Disparporabud Kabupaten Inhil
14. Disdagrin Dan Dekranasda Kabupaten Inhil
15. Ski (Sahabat Kelapa Indonesia) Asal Inhil
16. Perpekindo (Persatuan Petani Kelapa Indonesia) Banyuasin
17. IPKR (Ikatan Petani Kelapa Rakyat) Yogyakarta
18. Posmetro Indragiri Inhil
19. PT Pioneerindo Gourmet Int. Tbk (CFC) Inhil
20. Retic Pekanbaru
21. Rempah Rendang Cik Diah - Lampung
22. Balai Karantina Pertanian Inhil
23. Jaya Abadi Interior - Inhil
24. Jaya Abadi Interior - Inhil
25. PMI Inhil
26. CV. Sabut Mandiri - Yogyakarta
27. CV. Sebrutet Indonesia - Cilacap
28. Creabush Art And Carf - Medan
29. PT. Agri Lestari Nusantara - Lampung
30. PT. Daya Argo Mitra Mandiri - Ciputat
31. PT. Origins Coconut Wood Company - Klaten
32. PT. RSUP Inhil
33. PT. Pulau Sambu - Inhil
34. PT. Pulau Sambu - Inhil
35. PT. ISK - Inhil
36. PT. ISK - Inhil
37. PT. ISK - Inhil
38. PT. Kokonako Indonesia Asal Inhil
39. PT. NBTA Mandiri - Inhil
40. PT. Mohas Resty Kolaka - Purwakarta
41. Kantin Kuliner Kelapa (Elflo House) - Inhil
42. Darma Wanita Persatuan Kabupaten Inhil
43. Tim Penggerak Pkk Kabupaten Inhil
(afs)