Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
kabarmelayu.com,PEKANBARU Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Riau belum juga menemuk
Parlemen
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Setelah menunggu delapan tahun, akhirnya pada tahun 2017, Pemerintah Kota Pekanbaru, berhasil menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau, dalam hal pencatatan Aset dan Pengelolaan Keuangan daerah tahun 2016.
Demikian disampaikan Plt. Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) kota Pekannaru, Alek Kurniawan, diruang kerjanya, Jumat (3/11).
"Alhamdulillah, atas keberhasilan tersebut Pemko Pekanbaru mendapat Dana Insentif Daerah (DID) tambahan tahun ini sebesar Rp 27 miliar lebih dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan RI. Dana Insentif Daerah (DID) diperoleh atas hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun 2016 dan meraih Opini WTP," terang Alek.
Baca Juga:
Menurut Alek, DID merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat kepada daerah-daerah yang mempunyai prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah, juga merupakan bonus dari pemerintah pusat, atas hasil kinerja yang sudah kita raih, ujarnya.
Dikatakan Alek, penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi kota Pekanbaru terutama pegawai BPKAD Pekanbaru untuk lebih meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah, memperbaiki pelayanan publik, serta memacu peningkatan ekonomi masyarakat.
Baca Juga:
DID dialokasikan untuk mendorong agar Kota Pekanbaru berupaya mengelola keuangannya dengan lebih baik yang ditunjukkan dengan perolehan opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan. Selain itu, untuk mendorong Pekanbaru berupaya selalu menetapkan APBD secara tepat waktu,sebutnya.
"DID ini akan dimasukkan langsung dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2018." Dana Insentif Daerah (DID) yang diperoleh ini akan dituangkan kedalam APBD tahun 2018 dan akan digunakan sesuai dengan peruntukkan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat," terangnya.
Dengan pemberian reward ini diharapkan dapat memacu Kota Pekanbaru untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras semua komponen di Kota Pekanbaru, baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD), legislatif, maupun masyarakat Kota Pekanbaru. Semuanya berkontribusi dalam unsur penilaian kriteria utama dan kriteria kinerja," ujarnya.
Lagi kata Alek, prestasi dan penghargaan yang diraih saat ini, akan dijadikan sebagai pemicu semangat kerja, untuk bekerja lebih baik lagi agar bisa dipertahankan. Karena sudah sembilan tahun kita menunggu. " Jadi kita harus berupaya agar dapat mempertahankan," tutupnya. (jsn)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Riau belum juga menemuk
Parlemen
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 011 Desa Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, menggelar kegiatan kemeriahan HU
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, UPT SMP Negeri 1 Bangkinang K
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau I, Hendry Munief, mendorong agar Rancangan
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Penanggulangan dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau akan menggelar rapat koordinasi (rakor) bers
Pemerintahan
Wakapolda Riau Operasi Kuantan Merah Putih Presisi Ungkap Aktivitas PETI hingga Pemilik dan Pemodal
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pengabdian para anggota dewasa Gerakan Pramuka di Provinsi Riau mendapat penghormatan pada peringatan Hari Pra
Pendidikan
Dispusip Siak Usulkan &039Syair Raja Siak&039 Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
Pemerintahan
Berperan Sukseskan Tim Ekspedisi Merah Putih, Kapolsek Teluk Meranti dan Masyarakat Dapat Piagam Penghargaan pada Momen HUT RI
Pemerintahan
Satreskrim Polres Pelalawan Ungkap Kasus Galian C Ilegal di Kerumutan
Hukrim