HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
SERANG - Warganet baru-baru ini dihebohkan dengan video curhatan Mamduh Jamaludin, seorang guru honorer di salah satu sekolah swasta di Provinsi Banten. Mamduh menumpahkan kegelisahannya terkait honor guru honorer lebih kecil dari nilai ulangannya Nobita dalam karakter film kartun series Doraemon.
Dalam video berdurasi 1 menit 14 detik diunggah melalui akun twitter @MamduhJamaludin itu menceritakan nasib seorang guru honorer dengan cara komedi, seperti yang dilakukan komedian Bintang Emon.
"Video ini untuk adik-adik yang kalau misalkan ditanya cita-cita terus jawabannya pengen jadi guru. Listening, obat kumur.. Dengerin maksudnya. Jadi guru itu bukan cita-cita, jadi guru itu nasib," kata Mahduh seperti video yang diunggahnya melalui @MamduhJamaludin pada Rabu 10 Juni 2020 pukul 12.40 WIB.
Baca Juga:
Video tersebut hingga hari ini, Jumat (12/6/2020) sudah disukai 13,9 ribu warganet dan di retweet 7,9 ribu akun itu Mamduh membandingkan gaji seorang guru honorer dengan nilai ulangan Nobita. Bahkan, jika dibuatkan film ceritanya dikecam oleh KPI karena terlalu vulgar dan banyak konten negatif.
"Anda harus tahu kalau gaji kami itu lebih kecil dibanding nilai ulangannya nobita. Nobita ulangannya nol, kami gaji kalau dikalkulasikan dengan kebutuhan minus. Nih gaji seratus ribu mau makan enak aja mitos," celetuknya sambil memperlihatkan uang Rp100 ribu dengan bukti pembayaran honornya.
Baca Juga:
"Solusinya kita kalau mau makan enak paling seratus ribu nih beli kuota 10 giga.Buka youtube tonton tuh tanboy kun mukbang sebulan," tambahnya.
Menurutnya, menjadi seorang guru tantangannya besar. Apalagi menghadapi murid dikelas dengan berbagai karakter.
"Didepan kelas nih ngejelasin, ada ajah tuh yang gendang-gendang meja, ada yang jadi vokal ada yang pakai suara dua, perkusi mereka, Kita didepan dianggap siapa? Adi MS, Erwin Gutawa? Jayadi, Jayadi Siapa, Jayadi siapa?," tutupnya.
Saat dihubungi Okezone, Mamduh membenarkan video tersebut dibuatnya pada tahun 2019 lalu dan baru diunggahnya pada Rabu 10 Juni 2020 lalu. Kini, dia mengajar di salah satu Madrasah Tsanawiyah di Banten.
"Sebelumnya pernah diupload tahun 2019, sempat viral juga sampai 1 juta retweet, Saya hapus postingannya. Nah, kemarin saya upload lagi karena ingin menjawab keresahan para guru honorer saja sih," katanya.
Dia juga menegaskan bahwa honor mengajarnya selama sebulan memang benar Rp100 ribu. "Iyah benar honornya Rp100 ribu," ucapnya.
(BACA: okezone.com)
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam rangka HUT Polwan ke78 tahun yang jatuh pada tanggal 1 September 2026, Polwan Polres Kampar mengunjungi UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,TANGERANG Kunjungan ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Banten, menghasilkan sejumlah catatan penting dar
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi meningkatkan status penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) organisasi yang menaungi pemilik atau CEO Media di Indonesia, dan merupakan k
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan