Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim
SELATPANJANG, kabarmelayu.com - Seharian penuh, Sabtu (29/10/2016), lebih 90 peserta lomba baca puisi yang digelar Komunitas Seni Muda Bernas (Kemas) Kepulauan Meranti adu kebolehan. Mereka terdiri dari tiga kategori, yaitu SD, SLTP, dan SLTA-Umum.
Salah seorang dewan juri, Jefry Al-Malay berkesempatan membacakan surat keputusan nama-nama pemenang. Sebelum membacakan nama pemenang, kata Jefry, ada beberapa poin yang menjadi catatan dalam penilaian.
Secara keseluruhan, Jefry mengaku 91 orang peserta lomba baca puisi ini memiliki dasar vokal yang sangat bagus. Apabila diolah, kata Jefry juga, akan menjadi modal besar untuk diarahkan membaca atau deklarasi puisi.
Baca Juga:
Selain vokal, tambah Jefry, pemilihan puisi juga penting. Sebab, kalau salah dalam memilih puisi, maka akan terasa kurangnya. Kehendak atau maunya puisi tersebut seperti apa, dibaca dengan gaya apa, apakah marah, sedih atau gembira. "Tafsiran dari maksud puisi itu sangat penting," kata Jefry.
Kemudian, hal yang tak kalah penting dalam membaca puisi adalah irama. Sekarang, kata Jefry, dalam membaca puisi, tak harus menggunakan irama zaman baholak (zaman dahulu, gaya lama, red). Masyarakat pesisir seperti Kepulauan Meranti punya ritual-ritual atau kebiasaan, seperti serapah, gurindam, sungut, dan lain sebagainya.
Baca Juga:
Kebiasaan itu, tambah Jefy, jika diaplikasi dalam membaca puisi, maka akan terasa sangat indah ketika tampil di panggung. "Kita indahkan dia dipanggung, maka dia akan menarik. Irama baru itu yang harus kita pakai (gunakan, red)," ujarnya lagi.
Kalau hanya tepekik (menjerit) tak tentu arah saat membacakan puisi, dijelaskan Presiden Penyair Panggung itu lagi, malah rentan menghilangkan artikulasinya. Tak jarangan pekikan itu membuat tak jelas apa yang dibicarakan. "Jangan terpekik, tapi menjerit dengan vokal yang telah diolah tadi. Kalau terpekik sembarangan, dua bait saja suaranya sudah hilang," ujar Jefry.
Kedepan, pesan Jefry, asah terus kemampuan anak-anak Kota Sagu ini, terutama dalam karya senin. Sebab, anak-anak itu diyakini bisa menopang dunia literasi yang luar biasa. "Ambisi dan kepedulian mereka terhadap puisi sangat tinggi. Daerah kita banyak yang bisa olah untuk dijadikan puisi," pesan Jefry.
A. Juara tingkat SD I. Siti Nurbaya utusan SDN 2 Centai Kecamatan Pulaumerbau, poin 61,5 24; II. Ahmad Fallah utusan MI Muallimin, poin 57,9; dan III. Mukhlis utusan SDN 10, poin 57,7 10
B. Juara tingkat SLTP I. Ilham Erganda utusan SMPN 2 Rangsangbarat, poin 64; II. M Hanafi utusan SMPN 3 Pulaumerbau, poin 60,5; dan III. Fitri Andini utusan SMPN I, pon 58,9
C. Juara tingkat SMA dan Umum I. Irdayanti utusan MAN Selatpanjang, poin 69; II. Aisah Kinanti utusan SMAN 1 Tebingtinggi, poin 66,9; dan III. Zuriat Effendi utusan SMAN 1 Pulau Merbau, poin 65,6. ***
(goriau.com)
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim
Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Tanaman Jagung agar Tumbuh Subur
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Teror serangan monyet yang terjadi dalam sepekan terakhir di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terus ber
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Anggota DPRD Provinsi Riau, Samsuri Daris, terus berkomitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat di tengah keterba
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H.
Pemerintahan
kabarmelayu.com,SIAK Program pengembangan pertanian berbasis smart farming yang dijalankan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau bersama Gabun
Pemerintahan
kabarmelayu.com,RIAU Aksi penipuan dengan mencatut nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Raja Isyam Azwar, kembali terjadi.
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan tetap memberikan keringanan kepada para eks pemegang Hak Guna Ban
Pemerintahan
Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, kembali menelan korban. Jika beberapa pe
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menjelang peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau, Gubernur Riau periode 20182019 Wan Thamrin Hasyim mener
Pemerintahan