Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim
SELATPANJANG, kabarmelayu.com - Penutupan acara lomba baca puisi yang ditaja Komunitas Seni Muda Bernas (Kemas) Kepulauan Meranti, Sabtu (29/10/2016) malam diterpa angin dan hujan. Meski basah kuyup, malam itu penampilan puisi dari para pelaku seni tak berhenti.
Pantauan wartawan, hujan mulai turun ketika menjelang Salat Maghrib. Hujan sempat mereda sesaat sebelum acara pembagian hadiah dimulai.
Beberapa kemudian, gerimis mulai turun. Para peserta lomba baca puisi, guru pembimbing, serta undangan terlihat langsung merapat bangku di bawah, bagian tengah tenda. Mereka saling mendekatkan kursinya untuk menghindari dari tempias (percikan air hujan yang jatuh ke halaman.
Baca Juga:
Di saat derasnya hujan, Presiden Kemas Berty Asmara diminta untuk membacakan puisi. Meski sudah berada di atas panggung, Berty tak bisa melanjutkan membaca puisi. Ponsel yang dipegangnya terkena air, sehingga susah untuk membuka kunci di layar yang menggunakan pola.
"Saya persilahkan kepada Jefry Al-Malay untuk membaca puisi, menggantikan saya. Susah buka kunci di hape, teks puisinya di sini," ujar Presiden Kemas sambil berlalu ke belakang panggung.
Baca Juga:
Dengan serta merta, Jefry Al-Malay yang merupakan Presiden penyair panggung se Asia Tenggara naik ke pentas.
"Dari pagi kita telah dimabukkan oleh kreatif anak-anak. Makanya dalam hujan kita tetap membacakan puisi, agar tak kalah dengan mereka," kata Jefry yang pernah dinobatkan sebagai Presiden penyair tahun 2011 silam itu.
"Puisi ini dibuat tahun 2008. Semoga tak hilang huruf-hurufnya terkena hujan," tambah Jefry.
Saat itu, Ia membacakan puisi ciptaannya sendiri yang berjudul Anjung-anjung.
Meski dalam derasnya hujan, Jefry tetap bersemangat membacakan kata demi kata, tersalin di kertas, yang mulai hancur terkena hujan. Dalam keadaan basah kuyup, laki-laki yang juga merupakan vokalis Sagu Band ini sukses menyelesaikan pembacaan puisi anjung-anjung.
Tepukan meriah terdengar dari bawah tenda. Petanda, para peserta lomba puisi, guru pembimbing, dan undangan pada malam itu terhibur dengan penampilan Jefry.
Tak menunggu lama setelah Jefry usai membacakan puisi, Presiden Kemas Berty Asmara muncul dari belakang panggung dan langsung membaca puisi.
Waktu itu Berty membawakan puisi yang Ia tulis tanggal 25 Agustus 2016. Bertepatan dengan tragedi Selatpanjang berdarah, Berty memberi judul puisinya 'Batu'.
Penampilan dua presiden ini mampu menghibur pengunjung yang hadir di halaman Kantor LAMR Kepulauan Meranti.
**Perwakilan PWI Tak Kalah Semangat
Pada malam yang sama, panitia pelaksana juga meminta salah satu perwakilan wartawan membacakan puisi. Syamsidir Atan yang mewakili insan pers membacakan dua judul puisi karya Sutarji Kalsum Bahri, yaitu Mesin Kawin dan Kucing.
Syamsidir yang juga pelaku seni bersemangat membacakan puisi. Dengan nada, intonasi, dan mimik wajah, aksinya Syamsidir tak kalah dengan dua presiden itu.
(goriau.com)
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim
Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Tanaman Jagung agar Tumbuh Subur
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Teror serangan monyet yang terjadi dalam sepekan terakhir di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terus ber
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Anggota DPRD Provinsi Riau, Samsuri Daris, terus berkomitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat di tengah keterba
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H.
Pemerintahan
kabarmelayu.com,SIAK Program pengembangan pertanian berbasis smart farming yang dijalankan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau bersama Gabun
Pemerintahan
kabarmelayu.com,RIAU Aksi penipuan dengan mencatut nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Raja Isyam Azwar, kembali terjadi.
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan tetap memberikan keringanan kepada para eks pemegang Hak Guna Ban
Pemerintahan
Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, kembali menelan korban. Jika beberapa pe
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menjelang peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau, Gubernur Riau periode 20182019 Wan Thamrin Hasyim mener
Pemerintahan