Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau, telah mendapatkan solusi untuk pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), untuk tingkat SMA/SMK sederajat, setelah mendapatkan masukan dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), beberapa hari yang lalu.
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Masrul Kasmy, mengatakan dari hasil pertemuan dengan Kemendikbudristek serta rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) serta stakholder lainnya, disepakati pelaksanaan PPDB tetap dengan sistem online, dengan menggunakan jaringan internet baik dengan provider maupun dengan jaringan internet dengan bekerjasama pihak swasta.
Sedangkan jalan keluar yang disarankan oleh Kemendikbudristek, PPDB bisa menggunakan anggaran dari Komite sekolah. Dengan syarat tidak meminta anggaran dari orangtua siswa, namun dari kas Komite sekolah. Atau dengan alumni sekolah yang bersedia membantu pembayaran PPDB, sesuai besaran yang ditetapkan oleh provider.
Baca Juga:
“Sama halnya dengan aturan yang telah ditetapkan bahwa, menggunakan dana Operasional Sekolah (BOS) dan BOSDA tidak dibenarkan. Jadi peluang itu bisa dilakukan dengan mengajak komite sekolah, dengan catatannya opsi komite tidak membiayai orang tua. Anggaran bisa diambil dari kas komite, atau misalnya kalau tidak punya kas bisa minta bantuan daripada alumni,” ujar Pj Sekda Masrul Kasmy, Jumat (18/6).
“Kemudian yang kedua pola melalui tanggungjawab perusahan melalui CSR, karena pendidikan inikan tanggungjawab masyarakat. Jadi pihak sekolah minta kepedulian perusahaan, untuk ikut membantu. Kemudian ada juga dengan menggunakan kerjasama dengan pertamina, dengan Politeknik Caltex Riau, dan Kominfo, dengan sistem dan keahlian mereka menggunakan jaringan yang ada,” jelasnya lagi.
Baca Juga:
Dikatakan Sekda, penggunaan anggaran yang ada di Komite sekolah menjadi solusi terakhir, setelah dilakukannya kerjasama dengan pihak swasta, salah satunya dengan Politeknik Caltex Rumbai, yang akan bekerjasama dengan IT Kominfo dan IT Disdik Riau dalam membuat jaringan pendaftaran PPDB. Jika tidak berhasil barulah menggunakan dana Komite atau bantuan anggaran dari CSR perusahaan.
“Untuk penggunaan dan komite sekolah, kita menunggu semua model program yang dijalankan. Kalau terpaksa kita menggunakan melalui komite sekolah itu terakhirlah. Untuk sementara kita menggunakan aplikasi dari Politeknik Caltex Rumbai, dan Kominfo, intinya IT Disdik, IT Kominfo mereka kumpul dulu bersama menyelsaikannya,” kata Pj Sekda. (MCR)
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 810 Mei 2026
Pendidikan
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Sport