Disanksi Denda oleh Komdis PSSI, PSPS Pekanbaru Layangkan Surat Keberatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Manajemen PSPS Pekanbaru mengajukan permohonan pembatalan sanksi denda sebesar Rp20 juta yang dijatuhkan Komite
Sport
SENAYAN, kabarmelayu.com — Anggota Komite I DPD RI Asal Provinsi Maluku, Letnan Jenderal TNI (Marinir) Purn. Dr. Nono Sampono, M.Si dalam Kuliah Umum bertajuk “NKRI dan Cinta Tanah Air” dihadapan ribuan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) menghimbau dan mengajak generasi muda Indonesia untuk semakin menumbuhkan dan mencintai bangsa Indonesia sebagai tanah air yang harus dibela dari berbagai ancaman dari dalam maupun ancaman dari luar.
“Saya berharap generasi muda sebagai tonggak estafet bangsa Indonesia, harus senantiasa menumbuhkan cinta tanah air dan semangat membela negara dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan yang menghadang,” tegas Nono Sampono saat memaparkan materi kuliah umum, Kamis (24/11/16).
Mantan Komandan Korps Marinir TNI AL ini juga mengatakan bahwa di era globalisasi ini berbagai tantangan dan paham-paham yang bermunculan seperti liberalisme, radikalisme, fundamentalisme, dan sekularisme yang secara jelas bertentangan dengan Pancasila sebagai jatidiri bangsa Indonesia.
Baca Juga:
“Di samping kita masih tetap memiliki ancaman bahaya laten komunisme. Oleh karena itu, upaya mempertebal rasa kebangsaan dan cinta tanah air perlu dilakukan secara massif kepada generasi muda Indonesia,” katanya.
Disampaikannya, upaya massif perlu dan secara terus menerus harus digencarkan kepada generasi muda Indonesia sejak dini akan paham kebangsaan dan cinta tanah air.
Baca Juga:
“Sehingga nilai-nilai dan jatidiri bangsa Indonesia tetap terawat dan terjaga,” tegas Mantan Kepala Badan SAR Nasional ini kepada ribuan mahasiswa yang hadir dalam kuliah umum tersebut.
Selain itu, Ketua Kaukus Indonesia Wilayah Timur DPD RI ini berpesan kepada generasi muda agar bersama-sama merawat bangsa Indonesia yang sudah memasuki usia 71 tahun ini dengan sungguh-sunguh dan jangan sampai bangsa Indonesia seperti Dinosaurus yaitu pernah menjadi binatang terbesar yang perkasa pada zaman dahulu, akan tetapi mengalami kepunahan dari kehidupan bumi.
“Saya berharap bangsa Indonesia jangan seperti Dinosaurus, negara besar yang pernah ada, akan tetapi kemudian punah atau seperti kerajaan besar yang pernah ada di Nusantara seperti Sriwijaya dan Majapahit. Dimana pernah mengalami kejayaan, akan tetapi kemudian hanya tinggal sejarah.
Oleh karena itu, saya berharap kita bersama khususnya generasi muda harus menjaga dan merawat bangsa Indonesia agar terhindar dari keruntuhan. Kita harus belajar dari kehancuran Uni Soviet dan Yugoslavia, yang terpecah menjadi beberapa negara,” jelas Nono Sampono menutup paparan.
(goriau.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Manajemen PSPS Pekanbaru mengajukan permohonan pembatalan sanksi denda sebesar Rp20 juta yang dijatuhkan Komite
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau, telah mengumumkan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai Senin
Hukrim
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, menerima silaturahmi pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Ria
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Dunia hukum di tanah air dikejutkan oleh langkah kontroversial dari Kantor Hukum Kamal Sugandi & Partners yang sec
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Advokat Dolfie Rompas, S.H., M.H., berharap Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal memberikan klarifikasi secara terb
Politik
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Riau Ayat Cahyadi mendesak Badan Pembentukan Peratura
Parlemen
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang pria berinisial AL di Desa Intan Jaya, kawasan Sinamanenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, diaman
Peristiwa
Warga Kota Pekanbaru malam ini merasakan udara segar setelah Kota Bertuah diguyur hujan sejak sore Sabtu (24/10/
Lingkungan