Selasa, 27 Oktober 2026 WIB

Poltek Taja Sosialisasi dan Bantu Peralatan di Desa Sungai Alam

Harijal - Kamis, 15 Desember 2016 22:15 WIB
Poltek Taja Sosialisasi dan Bantu Peralatan di Desa Sungai Alam
goriau.com
Penyerahan peralatan teknologi pengolahan air gambut kepada Desa Sungai Alam.

BENGKALIS -Politeknik Negeri Bengkalis menggelar sosialisasi dan implementasi teknologi pengelolaan air gambut menjadi air layak konsumsi yang memenuhi standar minimal air bersih bagi warga Kecamatan Bengkalis, khususnya warga Desa Sei Alam. Acara digelar di Kantror Desa Sungai Alam Bengkalis, Rabu (14/12/2016).

Dipilihnya Kecamatan Bengkalis, khususnya Desa Sungai Alam, karena sebagian warga masih menggunakan air sumur bor dan air hujan. Kegiatan berlangsung

Kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat guna mengimplementasikan teknologi pengolahan air gambut menjadi air bersih yang layak dikonsumsi menggunakan sistem penyaringan makro dan mikro serta dikombinasikan dengan mesin RO (Reverse Osmosis) yang dikontrol sensor PH untuk mengetahui kualitas PH air yang dihasilkan.

Baca Juga:

Ketua Panitia Pelaksana, Wan Muhammad Faizal mengatakan, sebelum implementasi teknologi pengelolaan air gambut menjadi air layak konsumsi, ada beberapa tahapan yang dilakukan. Pertama, melakukan survei ke warga masyarakat Desa Sungai Alam. Kedua, melakukan diskusi dan kerja sama dengan mitra dalam hal ini Poskedes dan Kantor Desa Sungai Alam.

''Selanjutnnya mengadakan dan membuat sistem pengolahan air gambut/air sumur bor dan melakukan sosialisasi ke masyarakat. Analisis kualitas air dapat dilakukan di laboratorium agar teruji secara klinis, sehingga terciptanya instalasi pengolahan air bersih yang memanfaatkan saringan makro, saringan mikro dan mesin RO sebagai filter dan terbentuknya suatu komunitas masyarakat yang peduli dengan hidup bersih dan sehat,'' ujarnya.

Baca Juga:

Lanjut Faizal, kegiatan ini didukung hibah pengabdian masyarakat yang dikenal dengan Iptek Bagi Masyarakat Kemenristekdikti. Peralatan yang sudah dipasang di Kantor Desa Sungai Alam diharapkan dapat dimanfaatkan oleh warga guna memenuhi kebutuhan air bersih.

''Kapasitas air yang dihasilkan baru 1.500 liter perhari. Semoga pendistribusian air bersih bisa diatur dengan sebaik mungkin,'' ujarnya seraya mengatakan bahwa kegiatan ini didanai Kemenristekdikti.

 


(goriau.com)

SHARE:
beritaTerkait
Disanksi Denda oleh Komdis PSSI, PSPS Pekanbaru Layangkan Surat Keberatan
10 Nama Calon Pimpinan Baznas Riau Diserahkan ke Gubernur
Operasi Patuh LK 2026 Dimulai, Ini Sasaran Polresta Pekanbaru
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya
komentar
beritaTerbaru