Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMA-SMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMASMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
Article
"Semoga ananda kita ini kelak menjadi insan-insan qur'ani dan menjadi praktisi bangsa, yang dapat mengaktualisasikan nilai-nilai qur'an dalam kehidupannya sehari-hari," ujarnya saat membacakan sambutan tertulis Bupati Bengkalis, Kasmarni.
Andris juga berpesan agar para hafidz-hafidzah yang diwisuda mampu menjadikan momen ini sebagai cambuk serta motivasi untuk terus menghafal, mendalami ilmu dan nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur'an.
Baca Juga:
"Terus jaga dan tingkatkan hafalannya, karena menjaga hafalan Al-Qur'an itu lebih sulit ketimbang menghafalnya. Dan yang tak kalah pentingnya, setelah ini, ananda harus melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi," sebutnya.
Beliau juga berpesan untuk semangat menggapai cita-cita, terus bermimpi dan berikhtiar untuk mewujudkan apa yang diharapkan. Jadilah orang yang ahli ibadah, ahli Al-Qur'an dan orang bermanfaat bagi sesama. Karena kelak, arah dan tujuan bangsa, termasuk kemurnian Al-Qur'an berada di pundak wisudawan-wisudawati.
Baca Juga:
"Kami memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada pengurus dan pimpinan Rumah Tahfidz Fajar Syaqila, yang secara serius dan konsisten telah membina para hafidz-hafidzah kita ini. Kami bangga dengan tekad ustadz dan ustadzah yang secara ikhlas dan istiqomah membimbing para calon kader penjaga kemurnian Al-Qur'an ini tanpa kenal lelah, rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran bahkan material demi tujuan mulia. Berkat tangan dingin dan ketulusan dari semua, alhamdulillah kita memiliki calon-calon generasi qur'ani yang mampu menjaga dan memelihara kemurnian Al-Qur'an," ujarnya.
Kepada para orang tua santri, kami hanya berharap, agar dapat terus mendorong anaknya untuk melanjutkan pendidikannya, serta tetap istiqomah untuk menghafal serta mendalami ilmu Al-Qur'an.
"Kami berdoa agar bapak-ibu semua di berikan kesehatan yang sempurna, juga rezeki yang tak ada putusnya. semoga niat baik bapak-ibu dalam proses pendidikan anak-anaknya, menjadi ladang amal di akhirat kelak," pungkas Andris Wasono.
Penanggung Jawab Rumah Tahfidz, Vatri Wahyuni menyebutkan bahwa jumlah santri saat ini sebanyak 60 orang yang semangat untuk digembleng mempelajari dan menghafal Al-Qur'an.
"Santri-santri kita ini berasal dari berbagai desa-desa di Kecamatan Bandar Laksamana. Alhamdulillah selama empat tahun berjalan dengan penuh suka duka bersama tenaga pengajar lainnya, Rumah Tahfidz Fajar Syaqila akan tetap memberikan kontribusi untuk santri didik kita," katanya.
Beliau juga menyebutkan bahwa 12 wisudawan-wisudawati tahun ke-4 ini merupakan hafidz-hafidzah yang telah tuntas menghafal Al-Qur'an juz 1 dan juz 30.
Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan tepuk tepung tawar dan pemasangan mahkota, medali serta piagam terhadap wisudawan-wisudawati Rumah Tahfidz Fajar Syaqila.
Turut hadir Camat Bandar Laksamana, Ade Suwirman, Pj Kades Api-Api, Muhammad Hanafi, Ketua Yayasan Rumah Tahfidz Fajar Syaqila, H. Zainudin dan tamu undangan lainnya.(inf/her)
Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMASMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan
Article
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke81
Pendidikan
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
Polisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
Hukrim
Bicara di Forum IMTGT, Kapolda Riau Kerusakan Lingkungan pada Akhirnya Menjadi Ancaman Keamanan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMTGT) Green Cities Mayor Council
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menjaring seorang warga
Pemerintahan
Menaker Pemerintah Perkuat Pasar Kerja agar Kompetensi Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Industri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau meminta Kementerian Hukum (Kemenkum) mengkaji ulang implement
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satu tahun setelah dilaporkannya dugaan tindak pidana lingkungan hidup kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang
Hukrim