Sempena HUT Riau ke-69, Rumah Singgah Hendry Munief Diresmikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Momentum peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau dimaknai dengan penuh keberkahan melalui peresmian Rumah Sin
Sosial
Ade memperingatkan dampak jangka panjangnya: "300 anak putus sekolah berarti 300 calon keluarga tidak mampu. Ini adalah kemiskinan yang diwariskan," tegasnya.
Ade Hartati menyatakan, mata rantai kemiskinan ini sulit diputus jika pemerintah tidak mengambil langkah serius.
Baca Juga:
Menurut dia, intervensi kemiskinan harus dimulai dari pendidikan, namun perencanaan pemerintah dinilai lemah dan lebih berfokus pada pembangunan infrastruktur ketimbang peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Data Pendidikan Tak Akurat, Program Proyek-Orientasi
Baca Juga:
Ade Hartati mengkritik ketiadaan data riil di tingkat pemerintahan terendah, seperti dari Ketua RW, mengenai jumlah anak dari keluarga kurang mampu yang seharusnya masuk SD atau SMP.

"Data itu pun tak punya. Tanya saja data Musrenbang, yang ada paling sekadar rencana semenisasi jalan. Polanya proyek, orientasinya keuntungan," katanya.
Mantan anggota DPRD Riau dan DPRD Kota Pekanbaru menambahkan, program wajib belajar 9 tahun harus menjadi komitmen nyata, bukan sekadar slogan.
"Jangan ada lagi anak gagal sekolah karena anggaran. Ini tanggung jawab pemerintah," tegas Ade Hartati.
KIP Belum Dimaksimalkan, Pemerintah Dinilai Sibuk Politik
Ade juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP), yang seharusnya bisa menjadi solusi. "KIP bukan hanya bantuan untuk siswa, tapi juga peluang menarik anggaran pusat. Sayangnya, implementasinya masih setengah hati," ungkapnya.
Dia menuding pemerintah lebih fokus pada agenda politik menjelang pemilu ketimbang membenahi sistem pendidikan. "Mereka sibuk memikirkan pemilu lima tahun ke depan, bukan memperbaiki masalah pendidikan yang terjadi setiap tahun," kritiknya.
Ade mendesak agar alokasi APBD pendidikan benar-benar digunakan untuk memperluas akses dan menjamin keberlanjutan sekolah, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin.
"Tanpa langkah konkret, angka putus sekolah ini akan terus bertambah, dankemiskinan semakin terstruktur," pungkasnya.(sumber: FPB)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Momentum peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau dimaknai dengan penuh keberkahan melalui peresmian Rumah Sin
Sosial
Bakar Ranting untuk Usir Nyamuk, Lahan 1,5 Hektare di Inhu Malah Terbakar, Pensiunan Diamankan Polisi
Peristiwa
kabarmelayu.com,CALI Sebuah langkah diplomatik monumental kembali dicatat dalam dinamika politik internasional. Pemerintah Republik Kolo
Peristiwa
Tim SAR gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kampar, Desa Merangin,
Peristiwa
Kalau hendak mencari muara,Jangan lupakan hulu sungainya.Kalau hendak membangun Riau tercinta,Benahi dahulu tata kelolanyaOleh Edi BasriH
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Apel Peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau Tahun 2026 y
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan penghargaan kepada kabupaten kota dalam rangkaian kegiatan peringa
Pemerintahan
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Hadir di Panipahan, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Sosial
Dari Perkebunan Petani Jambai Makmur, Polsek Kandis Kembangkan Swasembada Pangan Nasional
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sungai Guntung Hilir, Inhu, Riau, masih dalam penanganan tim Manggala Ag
Lingkungan