Unik, Serombongan Debt Collector di Pekanbaru Bawa Bunga dan Berjoget
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jika umumnya penagih utang atau Debt Collector datang menagih dengan wajah tegang, angker dan penuh tekanan, kal
Peristiwa
Ade memperingatkan dampak jangka panjangnya: "300 anak putus sekolah berarti 300 calon keluarga tidak mampu. Ini adalah kemiskinan yang diwariskan," tegasnya.
Ade Hartati menyatakan, mata rantai kemiskinan ini sulit diputus jika pemerintah tidak mengambil langkah serius.
Baca Juga:
Menurut dia, intervensi kemiskinan harus dimulai dari pendidikan, namun perencanaan pemerintah dinilai lemah dan lebih berfokus pada pembangunan infrastruktur ketimbang peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Data Pendidikan Tak Akurat, Program Proyek-Orientasi
Baca Juga:
Ade Hartati mengkritik ketiadaan data riil di tingkat pemerintahan terendah, seperti dari Ketua RW, mengenai jumlah anak dari keluarga kurang mampu yang seharusnya masuk SD atau SMP.

"Data itu pun tak punya. Tanya saja data Musrenbang, yang ada paling sekadar rencana semenisasi jalan. Polanya proyek, orientasinya keuntungan," katanya.
Mantan anggota DPRD Riau dan DPRD Kota Pekanbaru menambahkan, program wajib belajar 9 tahun harus menjadi komitmen nyata, bukan sekadar slogan.
"Jangan ada lagi anak gagal sekolah karena anggaran. Ini tanggung jawab pemerintah," tegas Ade Hartati.
KIP Belum Dimaksimalkan, Pemerintah Dinilai Sibuk Politik
Ade juga menyoroti belum optimalnya pemanfaatan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP), yang seharusnya bisa menjadi solusi. "KIP bukan hanya bantuan untuk siswa, tapi juga peluang menarik anggaran pusat. Sayangnya, implementasinya masih setengah hati," ungkapnya.
Dia menuding pemerintah lebih fokus pada agenda politik menjelang pemilu ketimbang membenahi sistem pendidikan. "Mereka sibuk memikirkan pemilu lima tahun ke depan, bukan memperbaiki masalah pendidikan yang terjadi setiap tahun," kritiknya.
Ade mendesak agar alokasi APBD pendidikan benar-benar digunakan untuk memperluas akses dan menjamin keberlanjutan sekolah, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin.
"Tanpa langkah konkret, angka putus sekolah ini akan terus bertambah, dankemiskinan semakin terstruktur," pungkasnya.(sumber: FPB)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jika umumnya penagih utang atau Debt Collector datang menagih dengan wajah tegang, angker dan penuh tekanan, kal
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Mantan Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas resmi bergabung dengan Askar Bartuah julukan PSPS Pekanbaru. P
Sport
Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muska
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dalam mengurangi volume sampah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru mengharapkan ada ide
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyambut baik pengakuan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, terkait kenda
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jelang penetapan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2027, anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munie
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Guna meningkatkan perlindungan terhadap hewan penular rabies (HPR) sekaligus mencegah penyebaran penyakit rabies
Kesehatan
kabarmelayu.com,SIAK Di tengah kondisi tekanan fiskal, Pemkab siak memastikan pembayaran gaji 13 bagi ASN. Termasuk di dalamnya P3K Penuh
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dan tenggelam di perairan sekit
Peristiwa
Polresta Pekanbaru Ringkus 2 Bandar Narkoba, Senjata Api, Sabu, Ekstasi dan Vape Etomidate Disita
Hukrim