Arifa Rahma Maulydha, Anak Petani Inhil yang Akan Kibarkan Bendera Pusaka di Istana Negara
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan
(SP2HP) yang diterima Jikalahari, penyidik telah melakukan pemeriksaan lapangan bersama ahli, memeriksa ahli dari Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, BRIN serta sejumlah saksi.
Koordinator Jikalahari, Okto Yugo Setyo, Rabu (5/8/2026) menuturkan, pihaknya mengapresiasi perkembangan tersebut. Tahap ini, kata Okto Yugo merupakan tahapan penting.
Baca Juga:
"Pengalaman penanganan SP3 terhadap 15 korporasi karhutla pada 2016 lalu, bahwa pendapat ahli pidana pernah menjadi salah satu dasar penghentian penyidikan" kata Okto Yugo.
Atas dasar itu, Jikalahari mendesak agar proses penyelidikan kasus ini segera dituntaskan. Jikalahari mengingatkan Polda Riau cermat memilih ahli pidana.
Baca Juga:
Penegakan hukum, kata Okto Yugo harus berpijak pada scientific evidence, fakta lapangan dan ketentuan hukum yang berlaku.
"Bukan mengulang pendekatan yang pernah menuai kritik publik" tegasnya.
Ada dua poin penting yang diungkapkan Jikalahari dalam kasus ini. Pertama, mendesak Polda Riau segera menuntaskan penyelidikan dan menetapkan tersangka terhadap lima korporasi HTI apabila alat bukti telah terpenuhi.
Kedua, memilih ahli pidana yang independen, objektif, dan memiliki kompetensi di bidang hukum lingkungan hidup.
"Tidak menggunakan pendekatan yang pernah menjadi dasar SP3 terhadap 15 korporasi pada 2016," tukas Okto lagi.
Jikalahari menekankan, Korban kabut asap akjbat Karhutla berhak mendapatkan keadilan. Penegakan hukum terhadap korporasi tidak boleh kembali berhenti di tengah jalan.
Diketahui, pada 4 Agustus tahun lalu Jikalahari melaporkan lima korporasi HTI ke Polda Riau. Lima korporasi tersebut yakni PT Arara Abadi di Kabupaten Rokan Hilir, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Pelalawan, PT Ruas Utama Jaya (RUJ) Dumai,
PT Perawang Sukses Perkasa Industri (PSPI) Kampar Kiri Kabupaten Kampar dan PT Selaras Abadi Utama (SAU) di Pelalawan.
Korporasi tersebut diduga terlibat dalam tindak pidana karhutla serta pencemaran lingkungan seluas total 179 hektare di dalam areal konsesi perusahaan.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Arifa Rahma Maulydha, putri asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih mewakili Provinsi Riau sebagai angg
Pemerintahan
Semangat Kemerdekaan Warnai Karnaval Budaya, Puluhan Sekolah Unjuk Kreativitas di Rumah Rakyat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Komitmen Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Indragiri Hilir menghadirkan pelayanan pertanahan yang ringkas, sigap
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Persidangan perkara perdata No. 53/Pdt.G/2026/PN.Rhl di Pengadilan Negeri (PN) Rokan Hilir (Rohil) mengenai sengketa
Hukrim
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan Lawan Abrasi
Lingkungan
kabarmelayu.com,JAKARTA TNI mengerahkan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu masyarakat terdampak gempa
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan perhatia
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pukul 04
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meluruskan informasi polemik Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan Sukaramai Trad
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE, MT menghadiri penyampaian laporan akhir penyusunan dokumen Feasibilit
Pemerintahan