Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari
kabarmelayu.com.PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah
Pendidikan
BENGKALIS, kabarmelayu.com -Dalam rangka memperkuat jangkauan jaringan kerja sama dan riset kolaboratif, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAIN Bengkalis, menggelar rapat membahas penelitian bagi para dosen tentang budaya Melayu dan pengabdian bagi mahasiswa dengan program KKN Nusantara.
Ketua STAIN Bengkalis, Prof H Samsul Nizar, MA, dalam paparannya mengatakan, ada agenda penting yang menjadi perhatian besar P3M untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Menurutnya, sebagai kampus yang bercirikan tentang kajian ke-Islaman dan ke-Melayuan, maka STAIN Bengkalis pada tahun ini akan menerjunkan para peneliti atau dosen ke lapangan, untuk meneliti khazanah kemelayuan, baik itu terkait situs-situs peninggalannya, maupun kebudayaannya.
Baca Juga:
''Kemudian bagian pengabdian, mahasiswa mengikuti program KKN Nusantara, nantinya mahasiswa STAIN akan diterjunkan ke sejumlah Perguruan Tinggi keagamaan lainya, seperti IAIN Jember, IAIN palangkaraya,'' ujar Syamsul Nizar.
Sementara menurut Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAIN Bengkalis, M Subli menjelaskan, seluruh program tersebut akan dikawal pusat-pusat yang menjadi bagian dari P3M, dan akan diterbitkan dalam bentuk buku yang ber-ISBN. Kegiatan yang diadakan sebagai refleksi program-program kinerja P3M yang terbengkalai selama ini. Dalam kesempatan tersebut, P3M juga telah meluncurkan elektronik jurnal yang dapat diakses melalui journalbengkalis.ac.id.
Baca Juga:
''Dengan adanya website ini, semoga jangkauan kerja sama kita lebih luas dan dapat memperkuat Informasi dan Komunikasi (IK) di STAIN Bengkalis di bidang publikasi jurnal ilmiah,'' harap Subli.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua STAIN Bidang Kemahasiswaan, Wira Sugiarto turut berbagi pengalaman penelitian dan kerja sama selama melakukan penelitian, terutama di daerah Melayu seperti Brunei Darusallam.
Menurut Wira, secara ekonomi negara Brunei Darusalam paling sehat dan nomor satu di Asia yang mengedepanlan budaya Melayu. ''Dana penelitian kerajaan Brunei juga paling banyak dibandingkan negara lain, bahkan peneliti yang membawa anak istri mendapatkan tunjangan tersendiri, bahkan mendapatkan beasiswa di negara itu,'' sebut Wira.
sumber: goriau.com
kabarmelayu.com.PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah
Pendidikan
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Polres Rokan Hilir mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan lingkungan di kawasan hutan mangrove di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya