Minggu, 14 Juni 2026 WIB

Riau Targetkan Penerimaan 420 Siswa Sekolah Rakyat Tahun Ini

Redaksi - Minggu, 14 Juni 2026 19:59 WIB
Riau Targetkan Penerimaan 420 Siswa Sekolah Rakyat Tahun Ini
Open House Sekolah Rakyat di kompleks SRMP 3 Kota Pekanbaru.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menetapkan target kuota penerimaan peserta didik baru untuk program jaring pengaman sosial Sekolah Rakyat (SR). Langkah penambahan daya tampung ini diwujudkan sebagai bagian dari akselerasi perluasan akses pendidikan gratis berbasis asrama, yang dirancang khusus oleh pemerintah untuk mengentaskan angka putus sekolah pada klaster keluarga miskin.

Sekretaris Daerah (Sekda Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, di sela-sela agenda peninjauan Open House Sekolah Rakyat yang diselenggarakan di kompleks SRMP 3 Kota Pekanbaru, Ahad (14/6/2026)memaparkan, bahwa alokasi penerimaan pada tahun ini diproyeksikan akan menyerap sebanyak 420 anak kurang mampu dari berbagai wilayah kabupaten dan kota se-Riau.

"Untuk tahun anggaran dan tahun ajaran baru ini, kami menargetkan sebanyak 420 siswa di seluruh Provinsi Riau dapat terakomodasi dan menikmati fasilitas pendidikan gratis di Sekolah Rakyat," kata Syahrial Abdi di hadapan para orang tua calon murid dan pengelola sentra pendidikan.

Baca Juga:

Jumlah kuota penerimaan tahun ini mengalami lonjakan yang sangat signifikan, yakni naik hampir tiga kali lipat jika dibanding dengan performa serapan tahun sebelumnya yang hanya mampu menampung 150 siswa. Kenaikan tajam daya tampung ini berhasil dicapai menyusul adanya penambahan infrastruktur baru berupa kompleks sekolah permanen di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Hal ini dimungkinkan karena progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi saat ini performanya sudah menyentuh 85 persen dan ditargetkan siap dipergunakan secara fungsional untuk proses belajar mengajar serta pemanfaatan asrama pada Agustus mendatang.

Baca Juga:

Guna menjamin keberlanjutan program strategis ini di tingkat tapak, Pemprov Riau bergerak cepat dengan meminta komitmen kepemimpinan dari seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk menyiapkan lahan di wilayah masing-masing. Berdasarkan laporan koordinasi teranyar, hingga pertengahan Juni ini tercatat sudah ada enam otoritas daerah yang secara resmi menyatakan kesiapan administrasi maupun penyiapan lokasi.

Dirincikannya, untuk klaster Kota Pekanbaru, pemerintah daerah telah mengunci titik lokasi strategis baru yang bertempat di wilayah Kecamatan Tenayan Raya. Namun, untuk saat ini pihak instansi teknis masih harus melakukan tahapan pematangan lahan secara intensif di lapangan demi menyesuaikan kontur tanah agar menjadi hamparan datar yang ideal untuk mendirikan bangunan sekolah.

Sementara itu, untuk proyek yang berada di bawah wewenang langsung Pemerintah Provinsi Riau, lahan baru telah dipersiapkan di kawasan Pasir Putih, tepatnya di Jalan Lintas Timur Kilometer 19.

"Kami sudah mengamankan aset lahan seluas 10 hektare di Pasir Putih untuk pembangunan jangka panjang. Saat ini, tim di lapangan sedang menggesa persiapan dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) serta pengerasan dan pematangan lahan," imbuh Syahrial.

Pemerintah berharap kompleks sekolah baru ini dapat menjadi ruang edukasi yang aman, nyaman, dan kondusif demi mendukung perkembangan karakter serta masa depan anak-anak Riau.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan, PT IKPP Tbk dan Empat Unit Usaha APP Group Raih TOP CSR Awards 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel dalam Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Israel Cegat Misi Kemanusiaan ke Gaza, PWI Kecam Penahanan Jurnalis Indonesia
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Praka Farizal Gugur Saat Salat Isya Karena Terkena Mortir Israel
komentar
beritaTerbaru