Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
MALANG, kabarmelayu.com - Menjadi penceramah pada acara Tabligh Akbar dalam pembukaan MTQ Kabupaten Malang, Dai cilik asal Pekanbaru Syekh Abdul Rasyid membuat para jamaah yang hadir beruarai air mata.
Apalagi disaat pertengahan, Syekh Abdul Rasyid mengajak para jamaah, khususnya 500 peserta MTQ untuk sama-sama membaca Al Qur'an, Jumat (11/2/2017) di Ponpes Al Rifai 2 Kabupaten Malang.
Dimulai dengan pembacaan Surat Arrahman dan sampai sambung ayat yang dipandu Syekh Abdul Rasyid. Banyak yang terlihat tak sanggup melanjutkannya. Bukan karena para santri tidak hafal, namun para santri mendadak tertunduk dan menangis sesunggukan.
Baca Juga:
Air mata pecah, muka terlihat sembab, dan hanya suara takbir serta kalimat "Subhallah" yang mampu diucapkan dengan bibir bergetar.
Ratusan jamaah yang hadir larut dalam linangan air mata. Melihat kondisi tersebut, Syekh Rasyid mengambil inisiatif dengan suaranya yang merdu kembali membaca ayat demi ayat suci Al-qur'an.
Baca Juga:
Selain itu, ceramah agama yang disampaikan Syekh Rasyid juga berhasil membuat para jamaah terpukau, apalagi dengan gaya bahasa dan dibumbui dengan humor-humor mendidik, juga menjadi alasan para hadirin untuk tak bergeser dari tempat duduknya dan terus mengikuti Tabligh Akbar tersebut.
Tak sedikit juga jamaah yang menitikkan air mata tatkala mendengarkan tausiyah dari bocah yang saat ini sudah berusia sembilan tahun itu.
Kini Syekh Rasyid yang sudah tahfiz Al-quran sebanyak 29 Juz tersebut. Dalam tausyiahnya, Syekh Rasyid tampil bak Dai yang sudah dewasa dengan memyuguhkan beberapa pokok penting yang mendidik serta keutamaan membaca Al Qur'an.
Dengan luwesnya Rasyid menyampaikan poin demi poin dengan begitu baik dan sistematis, dan membuat para jamaah sesekali menggelengkan kepala bertanda takjub. Tak heran, karena Rasyid adalah pemenang kontes Dai Cilik Aksi Junior Indosiar 2015.
Lantunan merdu ayat-ayat Al-Quran yang dibawakan juga berhasil mengulang kembali memori saat-saat ia mengikuti kontes Hafiz Cilik Indonesia yang di siarkan RCTI tahun lalu.
Dan diakhir tausyiahnya, Syekh Abdul Rasyid kemudian memanggil beberapa santri, dan memberikan hadiah buku. Dimana buku tersebut merupakan kisah perjalanan hidupnya yang diterbitkan oleh PT Melvana. (***/dnl)
sumber: gonews.co
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
kabarmelayu.com.PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring untuk seluruh sekolah
Pendidikan
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Polres Rokan Hilir mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan lingkungan di kawasan hutan mangrove di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan