CKG Riau 37,60 Persen, Kampar Tertinggi
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Riau mengalami tren positif. Hingga 26 Oktober 2026, dari s
Kesehatan
KEPULAUAN MERANTI, kabarmelayu.com - Hingga kini upaya memberikan pendidikan yang lebih baik kepada siswa di Kepulauan Meranti masih terkendala. Salah satunya masih banyak ruang belajar sekolah yang rusak.
Dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti, ada 2.526 ruang belajar yang masih rusak. Ruang kelas yang rusak tersebut terdiri dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti H Rosdaner ,S.Pd melalui Kepala Seksi Database Penataan Sarana Sekolah Tabren ST mengungkapkan, Senin (20/2/17) kemarin, dari jumlah tersebut sebanyak 99 ruang kelas mengalami rusak total dan sangat parah.
Baca Juga:
“Makanya kita sedang melakukan pendataan secara rinci. Nantinya akan kita ajukan untuk perbaikan dan pembangunannya ke Kementerian Pendidikan dan Disdik Riau,” ujarnya.Tabren mengatakan, angka tersebut berdasarkan rangkuman data yang di-input oleh masing masing sekolah ke sistem data pokok pendidikan (dapodik). Di mana data tersebut merupakan sistem pendataan berskala nasional, dan terpadu oleh pemerintah pusat.
Untuk memastikan layanan itu, pihaknya akan mengevaluasi data yang dirangkum oleh dapodik tersebut. Dari total 2.526, di antaranya untuk tingkat SD terdapat 739 rusak ringan, 123 rusak sedang, 81 rusak berat, serta 79 rusak total. Sedangkan untuk tingkat SMP terdapat 158 rusak ringan, 45 rusak sedang, 18 rusak berat, serta 20 ruang kelas dengan kondisi rusak total.
Baca Juga:
“Total yang rusak itu terdiri dari SD dan SMP yang berstatus negeri dan swasta yang tersebar di seluruh wilayah Kepulauan Meranti,” tambah Tabren.
Untuk memastikan itu, dia bersama tim nantinya akan turun dan melakukan pengecekan ke seluruh sekolah yang mengalami kerusakan tersebut. Sehingga terkonfirmasi situasi sebenarnya.
“Kami harus memastikan fakta laporan dari pihak sekolah yang di-input ke dapodik. Data itu mesti dievaluasi kembali keabsahannya. Usai mengevaluasi barulah bisa diteruskan dengan melakukan pemetaan secara global, sehingga mana yang skala prioritas tidak tercecer,” katanya.
sumber: riaupos.co
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Riau mengalami tren positif. Hingga 26 Oktober 2026, dari s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kemudahan akses pembiayaan masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), teruta
Opini
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu, menerima kunjungan studi tiru dari UPT SMP Negeri 3 Tapung,
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Manajemen PSPS Pekanbaru mengajukan permohonan pembatalan sanksi denda sebesar Rp20 juta yang dijatuhkan Komite
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau, telah mengumumkan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru resmi menggelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai Senin
Hukrim
Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Polda Riau Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, MBA, menerima silaturahmi pengurus Himpunan Siompu Kampar Provinsi Ria
Parlemen
kabarmelayu.com,JAKARTA Dunia hukum di tanah air dikejutkan oleh langkah kontroversial dari Kantor Hukum Kamal Sugandi & Partners yang sec
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Advokat Dolfie Rompas, S.H., M.H., berharap Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal memberikan klarifikasi secara terb
Politik