Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

UN Bukan Penentu Kelulusan, Sekda: Nilai Tak Boleh Rendah

Harijal - Rabu, 12 April 2017 17:35 WIB
UN Bukan Penentu Kelulusan, Sekda: Nilai Tak Boleh Rendah
dw/rec
Sekda Rohil, Drs H Surya Arfan MSi meninjau pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di dua sekolah di Kecamatan Bangko, Selasa (11/4).

BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan bahwa Ujian Nasional (UN) bukan penentu kelulusan, Kebijakan diserahkan kepada masing-masing sekolah. Namun tahun lalu prestasi Rohil menjadi menurun, hal ini harus disikapi dengan bijak oleh pihak sekolah. 

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Drs H Surya Arfan MSi disela meninjau pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di dua sekolah di Kecamatan Bangko, Selasa (11/4).

Pemantauan UNBK ini dilakukan di SMAS Yayasan perguruan Wahidin dan SMAN1 Bangko, Sekda tampak didampingi Sekretaris Disdikbud Rohil, M Nasir dan Kepala UPTD Bina Widya Kecamatan Bangko, Fadlun.

Baca Juga:

"Sejak tahun lalu UN tak menjadi penentu kelulusan, nah kalau dulu masih menjadi penentu bisa kita masuk tiga besar, sekarang malah jauh menurun, ini jangan sampai terjadi tahun ini," kata Sekda.

Bahkan ia melihat sejak tak lagi jadi penentu, kini seklah-sekolah tak lagi melaksanakan Try Out ataupun terobosan. Padahal upaya ini penting agar memacu siswa giat belajar dan mengingat kembali pelajaran-pelajaran yang menjadi materi dalam pelaksaaan ujian nasional.

Baca Juga:

Mantan Kadisdikbud Rohil ini menambahkan, tahun ini perdana sekolah-sekolah Rohil melaksnakan UNBK. Hal ini mengingat masih terbatasnya sarana berupa Laptop dan Komputer. "Hanya sekolah tertentu saja, kemarin tingkat SMK hanya tujuh SMA ini hanya sembilan sekolah di Rohil," paparnya.

Ia berpesan agar hal ini disikapi oleh Disdikbud agar tahun-tahun mendatang bisa meningkat jumlah sekolah yang melaksnakan UNBK. Pusatpun memberikan kemudahan bahwa hanay sekolah yang sanggup saja bisa melakukan UNBK sednagkan yang belum masih secara manual.

"Upayakan tahun depan itu kalau tak bisa semua ya jumlahnya meningkat, memang dewasa ini kita harus bisa berpacu mengikuti perkembangan zaman ujian memakai perangkat komputer yang tersambung ke jaringan internet," tegasnya.

Hasil pemantauan hari kedua tersebut semua berjalkan lancar, hanya saja masih terlihat keterbatasan sarana sehingga ujian dilakukan beberapa shif. Sepetri di SMAN1 Bangko dengan total 318 siswa harus dilakukan sebanyak tiga kelompk secara bergantian. (dw)

SHARE:
beritaTerkait
Gubernur Lemhannas Tutup PPNK Angkatan 73, Megy Aidillova: Angkatan Kami Sangat Spesial Karena Plus Peringatan Hari Kemerdekaan RI
Disdik Riau Bantah Terbitkan Edaran Pembelajaran Daring
Polda Riau Berikan Layanan Kesehatan Gratis dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kerumutan
Belajar Daring Siswa di Pekanbaru Diperpanjang Tiga Hari
Kapolres Pelalawan Bagikan Ribuan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla, Ada Bantuan Oksigen Portabel
Hotspot Riau Sore Ini Turun Drastis
komentar
beritaTerbaru