Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Menristekdikti Geram Ospek Unsrat Diwarnai Tindakan Asusila

Harijal - Kamis, 26 Juli 2018 14:50 WIB
Menristekdikti Geram Ospek Unsrat Diwarnai Tindakan Asusila
Universitas Sam Ratulangi

JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengimbau agar pelaksanaan orientasi studi dan pelaksanaan kampus (Ospek) tahun ajaran 2018/2019 tidak diwarnai praktik kekerasan, perundungan, penghinaan dan hal negatif lainnya. Ospek, kata dia, harus mengedepankan proses kreatif dan edukatif.

"Tidak boleh ada kekerasan, bully, dan semua yang menyangkut hak seseorang. Semua itu sudah ketentuannya," kata Nasir di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Kamis (26/7).

Terkait munculnya video viral ospek di duga terjadi di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang mengarah pada tindakan asusila, dia mengaku geram dan menegaskan rektor harus bertanggung jawab. Karena pelaksanaan ospek adalah tanggung jawab rektor.

Baca Juga:

Sehingga, meskipun mahasiswa terlibat banyak dalam pelaksanaan ospek, rektor tetap harus mengawasi dan memastikan pelaksanaan ospek tidak diwarnai kekerasan, pelecehan dan lainnya.

"Ospek di kampus itu adalah tanggung jawab rektor. Mahasiswa dilibatkan rektor yang tanggung jawab," tegas Nasir.

Baca Juga:

Beberapa hari ini viral video ospek di duga di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado. Karena dalam unggahan video yang berdurasi hanya 15 detik itu mengarah pada tindakan asusila.

Pada video itu memperlihatkan barisan para mahasiswa baru dengan mengenakan kaos berwarna merah yang sedang berbaring di lantai dengan kepala berada di sekitar alat vital masing-masing mahasiswa baru sambil digerak-gerakan. Video yang diduga direkam oleh mahasiswa yang merupakan salah seorang panitia itu mendadak viral di sosial media.


(republika.co.id)

SHARE:
beritaTerkait
Pemko Pekanbaru Tingkatkan Status Siaga Karhutla Jadi Tanggap Darurat
Pokja Newsrom Jaga Desa SMSI, Manifestasi Kukuhkan NKRI
Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
Kabut Asap Mengkhawatirkan, Manfaatkan SIGNAL untuk Bayar Pajak Kendaraan
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
komentar
beritaTerbaru