Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim
PADANG PARIAMAN, kabarmelayu.com - Memasuki usia seperempat abad, Pondok Pesantren Terpadu Prof Dr Hamka punya cara berbeda untuk memperingatinya. Hari Kamis (6/10/16) seluruh ustaz/ustazah, guru, karyawan/karyawati, beserta seluruh santri dan santriwati pesantren yang beralamat di Jalan Raya Padang-Bukittinggi KM 28 Pasar Usang, Kab. Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat ini turut serta baur-membaur dalam tur wisata ke Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota dan dilanjutkan ke Kota Bukittinggi.
“Sudah cukup lama pesantren ini berdiri, hal yang patut rasanya bila seluruh keluarga besar pesantren berwisata bersama demi memupuk rasa ukhuwah islamiah, sebagai bentuk peringatan seperempat abad usia pesantren,” terang Ustaz Najimuddin selaku pimpinan pesantren saat menjelaskan gambaran umum kegiatan pada rapat kepanitiaan.
Tur ini juga diharapkan dapat menghilangkan kejenuhan para santri dan santriwati dengan berbagai kegiatan yang padat siang maupun malam. “Sembilan bus pariwisata kita sediakan untuk para santri dan santriwati dengan didampingi oleh para pendamping yang sudah ditentukan. Kita juga bekerja sama dengan pihak Kapolsek Batang Anai. Satu unit mobil kepolisian diutus untuk mengawal selama perjalanan,” tambahnya.
Baca Juga:
Di lokasi wisata Lembah Harau, para santri dan santriwati dipandu oleh para pembina pramuka untuk mengikuti berbagai kegiatan guna melatih mental dan kekompakan mereka. Selain itu, mereka juga dapat menguji nyali melalui flying fox yang tersedia disana. Tak hanya itu, mereka juga dibolehkan mandi-mandi di bawah air terjun dari tebing bebatuan tinggi yang eksotik dengan dikelilingi pemandangan asri yang menyejukkan mata.
“Selesai kegiatan pramuka, kita bertolak ke objek wisata Jam Gadang. Salat Maghrib dan makan malam di sana. Selepas itu, kegiatan bebas. Namun para santri dan santriwati tetap di bawah pengawasan para pendamping," demikian instruksi Ustaz Indra Saputra selaku ketua panitia. Pukul empat, seluruh rombongan dengan jumlah mendekati tiga ratus orang itu meninggalkan objek wisata Lembah Harau dan jelang maghrib sudah berada di Bukittinggi.
Baca Juga:
Ukhuwah kian terasa erat saat seluruh rombongan makan malam bersama di bawah Jam Gadang dengan membentuk lingkaran, menyantap hidangan di bawah kerlap-kerlip lampu taman dan aneka ragam hiburan dan pedagang. Tak berselang lama, pukul delapan lewat, rombongan beranjak meninggalkan kota Bukittinggi menuju Padang Pariaman.
“Meski Lembah Harau gersang karena kemarau, meski hujan-hujanan saat berada di Pasar Atas Bukittinggi, bahkan juga saat sampai di pesantren, meski kelelahan, namun kita semua menikmatinya. Semoga ukhuwah kian erat,” ujar Ustazah Hasna Desi Arepa, ketua asrama putri sekaligus salah satu pendamping bus kontingen putri.
(datariau.com)
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim
Polsek Kandis dan Petani Bersama Merawat Tanaman Jagung agar Tumbuh Subur
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Teror serangan monyet yang terjadi dalam sepekan terakhir di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terus ber
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Anggota DPRD Provinsi Riau, Samsuri Daris, terus berkomitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat di tengah keterba
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT., melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H.
Pemerintahan
kabarmelayu.com,SIAK Program pengembangan pertanian berbasis smart farming yang dijalankan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau bersama Gabun
Pemerintahan
kabarmelayu.com,RIAU Aksi penipuan dengan mencatut nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, Raja Isyam Azwar, kembali terjadi.
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan tetap memberikan keringanan kepada para eks pemegang Hak Guna Ban
Pemerintahan
Jembatan Rantau Berangin, Desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, kembali menelan korban. Jika beberapa pe
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menjelang peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau, Gubernur Riau periode 20182019 Wan Thamrin Hasyim mener
Pemerintahan