Selasa, 05 Mei 2026 WIB

Dokter di Jawa Timur Kembali Meninggal karena Corona

Harijal - Sabtu, 20 Juni 2020 11:11 WIB
Dokter di Jawa Timur Kembali Meninggal karena Corona
(ANTARA FOTO /Aswaddy Hamid)
Ilustrasi tenaga medis.

JAKARTA - Gatot Purwanto, seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Jawa Timur, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di ruang isolasi karena terinfeksi virus corona (COVID-19).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman pada Sabtu (20/6) menjelaskan bahwa Gatot mulai menjalani perawatan di rumah sakit pada Rabu (17/6) setelah menderita demam dan muntah-muntah. Keesokan harinya, hasil pemeriksaan menunjukan bahwa ia positif terinfeksi COVID-19.

Dokter dengan penyakit penyerta diabetes melitus (kencing manis) itu meninggal dunia pada Jumat (19/6) sore.

Baca Juga:

Syaf menjelaskan Gatot adalah petugas kesehatan ketiga di Sidoarjo yang meninggal dunia akibat COVID-19.

"Total yang terpapar 59 orang, dan yang meninggal dunia sudah tiga orang, dua perawat dan satu dokter," katanya, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:

Wakil Ketua Gugus Tugas COVID-19 Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan kematian tenaga kesehatan menunjukkan bahwa COVID-19 sama sekali tidak bisa diremehkan.

"Masihkah masyarakat menganggap virus ini tidak berbahaya?" katanya.

Menurut data pemerintah, sampai sekarang jumlah akumulatif pasien COVID-19 di Sidoarjo sebanyak 1.129 orang, sementara orang dalam pemantauan berjumlah 1.280 orang (ODP) dan 642 pasien dalam pengawasan (PDP).

Dalam catatan CNNIndonesia.com, Gatot adalah dokter kesembilan di Jawa Timur yang meninggal karena Covid-19.

Sebelumnya, Deny Dwi Yuniarto, dokter di Kabupaten Sampang juga meninggal dunia pada Senin (15/6) karena terinfeksi corona, sementara Dokter Dibyo Hardianto yang merupakan pengurus IDI cabang bangkalan berpulang pada Minggu (14/6). Sementara Dokter pesialis parasitologi RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Machfud, meninggal pada Jumat (12/6).

Jawa Timur sendiri masih mencatatkan lonjakan kasus harian yang signifikan. Pada Jumat (19/6) terjadi penambahan 209 kasus positif corona sehingga total kasus mencapai 9.046.

Dari keseluruhan kasus kumulatif itu, jumlah pasien yang masih menjalani perawatan hingga kini tercatat sebanyak 5.536 orang, atau setara dengan 61,20 persen.

(Antara/CNNIndonesia)

SHARE:
beritaTerkait
Manfaatkan Limbah Menjadi Energi, Menteri LH Apresiasi Pemko Pekanbaru
Begini Strategi Agung Nugroho Optimalkan APBD Pekanbaru
Ajang Kebersamaan, PWI Riau Peringati HPN 2026 dengan Lomba dan Potong Tumpeng
Bupati dan Wabup Terima Silaturahmi Pengurus PKS Kampar, Bangun Komunikasi Konstruktif
Ada Anak Putus Sekolah? Laporkan
Suparman Tantang Iwan Pansa Duel di Hadapan Lembaga Adat
komentar
beritaTerbaru