Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

PB IDI Kembali Berduka, 2 Dokter Meninggal Dunia karena Covid-19

Harijal - Minggu, 19 Juli 2020 11:40 WIB
PB IDI Kembali Berduka, 2 Dokter Meninggal Dunia karena Covid-19
(Foto: PB IDI)
PB IDI mengumumkan dua dokter di Makassar dan Medan meninggal karena covid-19.

JAKARTA - Kabar duka kembali disampaikan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) melalui akun Twitter resmi mereka @PBIDI. Dua dokter, yakni Arifudin Djuanna dan Aldreyn Asman Aboet meninggal dunia.

Ketua Umum lPB IDI, Daeng M Faqih menyampaikan ucapan belasungkawa melalui akun Twitter @PBIDI pada Sabtu (18/7/2020) pukul 22.07 WIB. Dia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"Semoga hal-hal baik yang menjadi perjuangan beliau diterima oleh Allah SWT dengan limpahan pahala yang mulia. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan keikhlasan dalam cobaan ini. Amin," tulis Daeng dalam keterangannya yang dilihat iNews.id di Jakarta, Minggu (19/7/2020).

Baca Juga:

Dokter Arifudin Djuanna tercatat sebagai anggota PB IDI Cabang Makassar. Sedangkan dokter Aldreyn Asman tercatat sebagai anggota PB IDI Cabang Medan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dokter Arifudin merupakan Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar. Sementara, dokter Aldreyn biasa berpraktik di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Haji Adam Malik Medan dan Rumah Sakit Haji Medan.

Baca Juga:

Dokter Arifudin menghembuskan nafas terakhirnya hari Kamis (16/7/2020) pada pukul 11.15 WITA dan Dokter Aldreyn meninggal pada hari Jumat (17/7/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan PCR keduanya terkonfirmasi positif covid-19.

Sebelumnya, Pejabat Humas PB IDI, Abdul Halik Malik juga mengabarkan ada lima dokter meninggal dunia pada Minggu (12/7/2020). Empat di antaranya meninggal karena covid-19.

"Pertama dr Budi Luhur dari Gresik, dr Deni Chrismono dari Surabaya, dr Arief Agoestono dari Lamongan, dan dr Djoko Wiyono dari Surabaya," kata Halik Jumat (17/7/2020).

Menurut dia, istri dokter Arief juga meninggal dunia karena Covid-19. Sementara satu dokter lain yang meninggal namun bukan karena covid-19 yakni dr Paulina Lumintang asal Surabaya yang meninggal akibat sakit Hepatitis B.

"Dokter Paulina sakit hepatoma, riwayat hepatitis B," tuturnya.

(iNews.id)

SHARE:
beritaTerkait
Peringati HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning
Skandal Paspor Ganda, Ancaman Serius Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia
Mulai Hari Ini Akses Masuk Tol Pekanbaru Dialihkan ke Pintu Bypass
Pimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla, Wabup Siak Dorong Perusahaan Ikut Jaga Lahan Sekitar
HUT Polwan Ke-78, Police Woman Goes To School Kunjungi UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota
Pelaku Industri Didorong Bantu UMKM dan Kembangkan Industri Halal
komentar
beritaTerbaru