Hotspot Riau Sore Ini Turun Drastis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
PEKANBARU - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Nurul Ghufron berkunjung ke Provinsi Riau untuk menghadiri rapat koordinasi pencegahan korupsi terintegrasi 2021. Ia juga sekaligus melakukan penandatanganan penanganan pengaduan tindak pidana korupsi melalui Whistleblowing System (WBS).
Wakil ketua komisi KPK menjelaskan, kunjungannya ke Riau, juga dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2021, serta melaksanakan koordinasi dengan Pemprov Riau bersama Pemda kabupaten/kota di Riau.
Hal ini bertujuan agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah se Provinsi Riau, memiliki kesamaan visi untuk melawan korupsi, karena korupsi itu adalah musuh bersama.
Baca Juga:
"Tindakan korupsi bukan hanya musuh KPK, bukan hanya musuh pemerintah daerah tapi juga musuh seluruh rakyat Indonesia," ucapnya, di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Senin (6/12/21).
Ia menuturkan, oleh karena itu tim KPK RI datang ke Riau itu untuk mengingatkan Pemprov Riau dan Pemerintah Daerah se Riau dan untuk membersamai melawan korupsi. Sehingga pertemuan itu sebutnya, ditindaklanjuti dengan penandatangan WBS.
Baca Juga:
Menurutnya, penandatangan WBS ini artinya sebuah komitmen dari pemerintah daerah untuk memberikan ruang pengaduan dari masyarakat, maupun pemerintahan daerah. Untuk memberikan pengaduan yang rahasia, terlindung dan dijamin, dilindungi, untuk kemudian ditindak dan diberi sanksi.
Ia menambahkan, selama ini laporan demi laporan yang ditindaklanjuti oleh KPK, salah satunya adalah dari hasil rekam dari WBS di pemerintah daerah bahkan juga di BUMN. Terangnya, WBS juga kembangkang KPK di kementerian, pemda provinsi maupun kabupaten/kota dan juga di BUMN.
"Semua itu hasilnya laporan demi laporan, mau ada atau tidak tindak pidana korupsi, mau ada penyimpangan itu kami dapatkan infonya dari WBS," tambahnya.
Nurul Ghufron menegaskan, KPK hadir saat ini memperingati Hakordia 2021 untuk mengingatkan bahwa korupsi adalah musuh bersama, bukan hanya pejabat yang telah tertangkap (korupsi), pejabat yang masih aktif atau lainnya.
Karena sesungguhnya, ungkapnya, semua pejabat mempunyai visi misi pada saat kampanye ingin mensejahterakan, ingin memberikan kemakmuran, ingin memberikan keadilan bagi rakyat. Maka yang bisa menghambat janji kampanye itu sesungguhnya adalah korupsi.
"KPK hadir untuk mengingatkan, bahwa korupsilah sesungguhnya musuh dari Pemda, bukan KPK. KPK adalah sahabat kepala daerah untuk membangun daerahnya masing-masing menuju kemakmuran dan kesejahteraan," tutupnya. (MCR)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat turunnya angka hotspot (titik panas) di wi
Lingkungan
Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Kerumutan Terus Dilakukan, Titik Api Berkurang
Lingkungan
Sholat Istisqa Digelar di Teluk Meranti, Warga Berdoa Memohon Turunnya Hujan
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Polres Rokan Hilir mengungkap dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan lingkungan di kawasan hutan mangrove di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Riau mendesak presiden Prabowo memecat Pangdam dan Kapolda yang tak bisa mem
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kualitas tidak sehat. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri