Sabtu, 26 September 2026 WIB

BPOM Periksa Jajanan Diduga Sebabkan 18 Murid SD di Inhil Keracunan

Harijal - Rabu, 14 September 2022 18:05 WIB
BPOM Periksa Jajanan Diduga Sebabkan 18 Murid SD di Inhil Keracunan
istimewa

PEKANBARU - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru saat ini tengah melakukan ujicoba terhadap sampel jajanan yang diduga menyebabkan 18 siswa Sekolah Dasar (SD) 005 di Desa Pungkat, Kabupaten Inhil, keracunan makanan.

Kepala BPOM Pekanbaru Yosef Dwi Irwan mengatakan, sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Loka POM di Inhil, untuk penanganan sudah sesuai prosedur yang ada.

"Sampel yang dicurigai sebagai penyebab keracunan saat ini sedang dalam proses pengujian di BBPOM Pekanbaru," jelas Yosef, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga:

Selanjutnya, jelas Yosef, sebagai bentuk pengawasan, BPOM telah melakukan pemeriksaan sarana, sampling dan pengujian produk yang telah mendapatkan izin edar. 

Yosef menjelaskan, dalam hal ini pelaku usaha (produsen, importir, distributor dan retail) wajib mengimplementasikan cara produksi pangan olahan yang baik dan cara peredaran pangan olahan yang baik untuk jaminan mutu dan keamanan pada setiap tingkatan.  

Baca Juga:

Karena itu, nantinya apabila berdasar pengawasan post market ditemukan ketidaksesuaian maka dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan turunkan tim untuk menelusuri ke tingkat distributor, sembari menunggu hasil pengujiannya,” ungkap Yosef.

Sebelumnya, pada Senin pagi (12/9/2022)  sebanyak 18 murid mengalami keracunan makanan. Dimana mereka  mengalami mual-mual dan pusing. Beruntung seluruh korban langsung ditangani di Puskesmas Simpang Gaung.

(mcr)

SHARE:
beritaTerkait
Kecewa, Asri Auzar Tuding Bistamam Lupa Janji
Polres Rohil Sita 483 Keping Kayu Olahan Diduga Hasil Ilog
Perpusnas Akui Naskah Kuno Syair Perang Siak Sebagai IKON 2026
Evaluasi BUMD Riau Diperketat
Satgas PKH Taja Sosialisasi di Inhil, Tegaskan Fokus Penertiban Korporasi
Gerakan Jumat Bersih, Sekda Inhil Gotong Royong Bersama di Area Islamic Center Tembilahan
komentar
beritaTerbaru