Minggu, 26 April 2026 WIB

Ribuan Lalat Serbu Rumah Warga, Minta Walikota Agung Tindak Tegas Pemilik Kandang Ayam

Redaksi - Sabtu, 17 Mei 2025 14:10 WIB
Ribuan Lalat Serbu Rumah Warga, Minta Walikota Agung Tindak Tegas Pemilik Kandang Ayam
Usaha kandang ayam milik Yohanes dengan kapasitas 50.000 ekor per kandang.(Foto: Dedi Okura)
PEKANBARU - Warga Okura dihebohkan oleh fenomena bau busuk dan serangan lalat yang menyerbu rumah warga akibat keberadaan kandang ayam milik Yohanes yang tidak terawat di RT.004/RW 003 Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.


Menurut keterangan salah seorang warga yang terkena dampak, "Sejak beberapa hari terakhir kami mulai merasakan gangguan serbuan kawanan lalat yang sangat banyak, terutama saat makan dan berkumpul di teras rumah," ujarnya.

Penyebab fenomena munculnya lalat ini adalah kondisi kandang ayam milik pak Johanes yang diduga tidak rutin dibersihkan sehingga menghasilkan limbah kotoran ayam yang menumpuk.

Baca Juga:

Warga setempat pun mulai mengadakan pertemuan untuk membahas masalah ini. Mereka sepakat walikota Agung Nugroho mendatangkan petugas kebersihan dan petugas kesehatan untuk membasmi kawanan lalat yang sangat mengganggu serta menindak tegas pemilik usaha kandang ayam tersebut.

"Di satu sisi kita mendukung pengusaha untuk berinvestasi di Okura. Tapi, jika usaha tersebut lebih banyak mudharat ketimbang manfaat yang diterima masyarakat tentu kita tidak setuju," tutur Randi, aktifis lingkungan setempat.(*)

Baca Juga:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Aksi Balap Liar di Desa IV Koto Setingkai, Resahkan Masyarakat
Hadiri Dialog Multipihak Green for Riau Initiative, Pemkab Siak Dukung Penurunan Emisi GRK
Tak Terima Dikritik, Oknum Kades Kuntu Darussalam Ancam Polisikan Warga dan Tantang Awak Media
Wujudkan Rasa Aman dan Kenyamanan, Warga RT 03 RW 03 Desa Pandau Jaya Bangun Poskamling  Secara Swadaya
PWI Dorong Pemerataan Hunian Layak bagi Wartawan, Tapera Pastikan Akses Pembiayaan Terbuka
Menteri PKP dan PWI Fasilitasi 5.000 Rumah Wartawan
komentar
beritaTerbaru