Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
UJUNGTANJUNG, kabarmelayu.com - Diduga lima kawanan rampok bersenjata api (Senpi) menggasak sebuah truck pengangkut buah sawit di jalan Lintas Riau-Sumut Rantau Bais. Kawanan rampok kemudian mengikat dan membuang supir dan kernet truck.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Henry Posma Lubis SIK MH melalui Kasubag Humas Aiptu Yusran Pangeran Chery mengatakan, kedua korban yakni, Fandi (30) supir truck, warga jalan Lintas Riau-Sumut Ujung Tanjung Kecamatan Tanah Putih, dan Arman (29) kernet, warga japan Lintas Riau-Sumut Bencah Seribu Kepenghuluan Ujung Tanjung Kecamatan Tanah Putih.
Dijelaskan Chery, kawanan rampok membawa kabur mobil Dump Truck BM 9775 PU dengan ciri-ciri kaca depan bertuliskan "VANIA" dengan muatan buah sawit sekitar 4 ton dan uang tunai Rp 400 ribu, serta Hp Nokia milik korban.
Baca Juga:
Chery mengatakan, peristiwa ini diketahui ketika Polsek Tanah Putih mendapat informasi dari H Syamsul bahwa telah terjadi perampokan truck sawit dan korban dibuang di Lokasi 14 Pagar Sintong Pusaka.
Mendapat informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tanah Putih dan anggota bergerak ke lokasi dimaksud. Sesampainya di lokasi didapati kedua korban, yakni supir dan kernet truck.
Baca Juga:
Menurut keterangan kedua korban, pada saat lepas maghrib korban telah selesai memuat sawit di Rantau Bais dan keluar menuju Duri 13 untuk mengantar sawit ke PT. RAM. Setibanya di jalan Lintas Riau-Sumut Rantau Bais sebelum Simpang Pos tiba-tiba mobil pribadi berukuran kecil merk Mitsubishi berwarna putih memotong dan menyuruh korban berhenti.
Dari dalam mobil keluar 5 orang pria dan salah satunya membawa senjata api dan menodongkan pistol, sambil berkata, "Turun, turun kalian kami buser, membawa sabu kalian," katanya.
Kemudian korban disuruh turun dan dimasukkan ke dalam mobil pribadi, lalu korban diikat menggunakan Lakban berwarna hitam di bagian wajah dan tangan.
Selanjutnya, kedua korban dibuang ke lokasi chevron yang terletak di daerah Lokasi 14 Pagar Sintong Pusaka. Setelah korban diturunkan korban berusaha membuka sendiri lakban dan berhasil. Kemudian korban bertemu tukang pancing dan meminta tolong untuk menghubungi keluarganya.
"Saat ini korban dibawa ke Polsek Tanah Putih untuk membuat laporan dan pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut," ungkap Chery. ***
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan