Senin, 04 Mei 2026 WIB

Kawanan Rampok Di Rohil Gasak Truk Sawit, Supir dan Kernet Dibuang

Harijal - Jumat, 08 September 2017 09:30 WIB
Kawanan Rampok Di Rohil Gasak Truk Sawit, Supir dan Kernet Dibuang
Doc. Humas Polres Rohil

UJUNGTANJUNG, kabarmelayu.com - Diduga lima kawanan rampok bersenjata api (Senpi) menggasak sebuah truck pengangkut buah sawit di jalan Lintas Riau-Sumut Rantau Bais. Kawanan rampok kemudian mengikat dan membuang supir dan kernet truck.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Henry Posma Lubis SIK MH melalui Kasubag Humas Aiptu Yusran Pangeran Chery mengatakan, kedua korban yakni, Fandi (30) supir truck, warga jalan Lintas Riau-Sumut Ujung Tanjung Kecamatan Tanah Putih, dan Arman (29) kernet, warga japan Lintas Riau-Sumut Bencah Seribu Kepenghuluan Ujung Tanjung Kecamatan Tanah Putih.

Dijelaskan Chery, kawanan rampok membawa kabur mobil Dump Truck BM 9775 PU dengan ciri-ciri kaca depan bertuliskan "VANIA" dengan muatan buah sawit sekitar 4 ton dan uang tunai Rp 400 ribu, serta Hp Nokia milik korban.

Baca Juga:

Chery mengatakan, peristiwa ini diketahui ketika Polsek Tanah Putih mendapat informasi dari H Syamsul bahwa telah terjadi perampokan truck sawit dan korban dibuang di Lokasi 14 Pagar Sintong Pusaka.

Mendapat informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tanah Putih dan anggota bergerak ke lokasi dimaksud. Sesampainya di lokasi didapati kedua korban, yakni supir dan kernet truck.

Baca Juga:

Menurut keterangan kedua korban, pada saat lepas maghrib korban telah selesai memuat sawit di Rantau Bais dan keluar menuju Duri 13 untuk mengantar sawit ke PT. RAM. Setibanya di jalan Lintas Riau-Sumut Rantau Bais sebelum Simpang Pos tiba-tiba mobil pribadi berukuran kecil merk Mitsubishi berwarna putih memotong dan menyuruh korban berhenti.

Dari dalam mobil keluar 5 orang pria dan salah satunya membawa senjata api dan menodongkan pistol, sambil berkata, "Turun, turun kalian kami buser, membawa sabu kalian," katanya.

Kemudian korban disuruh turun dan dimasukkan ke dalam mobil pribadi, lalu korban diikat menggunakan Lakban berwarna hitam di bagian wajah dan tangan.

Selanjutnya, kedua korban dibuang ke lokasi chevron yang terletak di daerah Lokasi 14 Pagar Sintong Pusaka. Setelah korban diturunkan korban berusaha membuka sendiri lakban dan berhasil. Kemudian korban bertemu tukang pancing dan meminta tolong untuk menghubungi keluarganya.

"Saat ini korban dibawa ke Polsek Tanah Putih untuk membuat laporan dan pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut," ungkap Chery. ***

SHARE:
beritaTerkait
Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru