Sabtu, 01 Agustus 2026 WIB

Oknum Pengacara Peradi Ancam Pegawai Dinas Pariwisata Pekanbaru

Harijal - Kamis, 06 Oktober 2016 18:53 WIB
Oknum Pengacara Peradi Ancam Pegawai Dinas Pariwisata Pekanbaru
net
LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Riau

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Lembaga penjamin mutu pendidikan (LPMP) Riau yang beralamat dijalan Gajah No.21, kelurahan Rejosari,kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau yang sempat menghebohkan media beberapa tahun lalu, kini mantan pegawainya, Jack Lord merasa 'tak nyaman' dalam melaksanakan rutinitasnya sebagai staf di Dinas Pariwisata Pekanbaru. Pasalnya, Kamis pagi (6/10/2016), dua orang yang mengatasnamakan advokat dari PERADI mendatanginya ditempat dia bekerja.

Kedua orang itu datang mengaku atas suruhan Kepala LPMP Riau, Mulyatsyah.  Kedua orang yang salah satunya berinisial DH ini meminta kepada Jack  untuk tidak menganggu Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Riau, tempat Jack Lord bekerja dulu sebelum pindah ke Dinas Pariwisata Pekanbaru.    

"Terus terang saya merasa risau, sebab mereka meminta saya untuk tidak mengganggu LPMP. Bagi saya ini aneh, sebab saya bukan lagi pegawai LPMP Riau. Lagian saya ini cuma pegawai biasa yang tak punya kekuatan apa-apa," kata Jack Lord kepada delikriaucom sebagaimana dikutip kabarmelayu.com, Kamis (6/10/2016).

Baca Juga:

Jack Lord yang pernah menjadi pegawai di LPMP Riau sejak pertama kali diangkat menjadi PNS ini menyebutkan, kedua orang yang mendatanginya tersebut meminta kejelasan darinya terkait sejauhmana keterlibatan dirinya dalam kasus hak anak yang kini diperjuangkan Asliyanti.

"Itu yang ditanya mereka sama saya. Sejauh mana keterlibatan saya dengan kasus tersebut, kok bahasa Asliyanti sangat intelektual. Dan mereka meminta saya untuk tidak menganggu LPMP yang katanya sudah bagus dibawah kepemimpinan Mulyatsyah sekarang," terang Jack sembari menyebutkan kalau kedua orang tersebut mengatakan LPMP Riau telah merilis 5 nama yang dianggap menganggu LPMP Riau.
   
Jack yang mengaku merasa terganggu lantas mencoba untuk menghubungi Kepala Sub Bagian Umum LPMP Riau Lelik Hidayati melalui telepon genggamnya. Menurut Jack, Kasubag Umum LPMP Riau tidak ada menyuruh orang untuk mendatangi dirinya.

Baca Juga:

Merasa tidak puas dengan jawaban tersebut, Jack Lord langsung menuju ke LPMP Riau untuk bersua langsung dengan Kepala LPMP Riau atau pejabat lainnya yang ada disana. Tujuannya untuk meminta kejelasan terkait masalah yang ia hadapi.

Di LPMP, Jack Lord bertemu dengan Kasubag Umum Lelik Hidayati. dalam pertemuan tersebut Lelik mengatakan, tidak pernah menyuruh orang mendatangi Jack, tapi memang ada kepala LPMP berkonsultasi dengan pengacara beberapa waktu lalu. Yang dikonsultasi adalah kasus-kasus hukum yang menyelimuti LPMP selama ini. Diantaranya kasus Bustarizal, penelantaran hak istri dan anak oleh pegawai LPMP Riau Syahbadar, dan masalah tanah LPMP.

"Ibu lelik mengatakan tidak ada menyuruh orang untuk mendatangi saya. bahkan dia mengaku sudah konfirmasi sama kepala LPMP.  Kepala LPMP Riau mengatakan kalau dirinya tidak pernah menyuruh orang untuk mendatangi seseorang," jelas Jack.

Usai konsultasi dari LPMP Riau, Jack Lord lantas berkosultasi dengan pihak Kemendikbud yang mengerti dengan masalah hukum. "Katanya, kasus yang terjadi di LPMP bukan ranahnya lawyer. Akan tetapi ranah kepolisian dan Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPPNS). Jadi, abaikan saja, tak perlu ditanggapi," ungkap Jack.

Sebagaimana yang pernah diberitakan media ini sebelumnya, kabut kelam masih menyelimuti kasus yang dihadapi Asliyanti (mantan istri pegawai LPMP Riau, Syahbadar).

Wanita yang kini hidup menjanda itu, hingga kini belum bisa mendapatkan hak-haknya sebagai mantan isteri seorang pegawai negeri. Padahal, dalam Undang-undang kepegawaian jelas diatur hak-hak seorang isteri.

Sementara, Kepala LPMP Riau, Mulyatsyah yang coba dihubungi wartawan, Kamis (6/10/2016) via selulernya tak memberikan respon. Meski nomor HP miliknya dalam keadaan aktif, namun tak diangkat. Begitu juga dengan SMS yang dikirim, tak dibalas.(in)

SHARE:
beritaTerkait
Penataan Tepian Sungai Sail, Pemko Gandeng Kemenko
Parade Musik dan Bazar UMKM  Sempena HUT Bengkalis Ke-514, Wabup: Wadah Kreativitas dan Penggerak Ekonomi
Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Ketua TP PKK Inhil Sampaikan Belasungkawa
Menaker: Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Kesempatan Kerja yang Setara
Polsek Kandis dan Petani Satukan Langkah, Mengawal Ketahanan Pangan untuk Masa Depan Bangsa
20 Hektare Konsesi PT SPM Dirambah, Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka
komentar
beritaTerbaru