Rabu, 01 Juli 2026 WIB

Hadapi Pilkada, Tapal Batas Dinilai Rawan Penggelembungan Suara

Harijal - Senin, 15 Agustus 2016 17:04 WIB
Hadapi Pilkada, Tapal Batas Dinilai Rawan Penggelembungan Suara
ilustrasi

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Jelang pesta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pekanbaru dan Pilkada Kabupaten Kampar yang dilakukan secara bersamaan, DPRD mengingatkan persoalan yang rentan terjadi yakni persoalan tapal batas.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Hotman Sitompul mengaku persoalan tapal batas Pekanbaru menurutnya memang harus diperjelas jelang Pilkada serentak.  Hal ini kerap menjadi konflik dan permasalahan yakni soal tapal batar, artinya perlu diselesiakan Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Pemko bersama SKPD terkait harus meninjau kembali tapal batas jelang Pilkada, sebagaimana kita ketahui maslah tapal batas rawan jelang Pilkada," ujarnya.

Baca Juga:

Terkait penyelesaian tapal baras antara Pekanbaru dan Kambar sudah bebrapaka kali dilakukan pembahasan digedung rakyat Kota Pekanbaru bersama instansi pemerintah yang menangani.

"Bahkan kita sudah undang, yang namanya tim penyelesaian tapal batas," ungkapnya.

Baca Juga:

Ditambahkannya, pembahasan terkait tapal batas perlu dilakukan. Dimana nanti akan dipaparkan masalah tapal batas jelang pillkada, karena daerah-daerah perbatasan bisa menimbukan konflik juka tidak segera disikapi.

"Permasalahan ya tentu seputar penggelembungan suara, mobilisasi massa dan lain sebebagainya. Hal ini seharunya yang menjadi perhatian bersama," terangnya.

Terkait tapal batas, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Pusat, termasuk dengan KPU Pusat. Sebagaimana imbauan mereka, Pemko diminta untuk mengantisipasi permasalahan tapal batas.

"Kita juga mengusulkan kepada Mendagri selama pemilukada dilaksanakan, penerapan Permendagri no 18 tahun 2015 itu ditunda dulu, supaya pelaksanaan Pilkada ini bisa berjalan sesuai dengan DPP sebelumnya saja," terangnya. (eza)

SHARE:
beritaTerkait
Sempat Menghilang, Bupati dan Sekda Kuansing Tiba di Gedung Merah Putih KPK Malam Ini
Terdetiksi 254 Hotspot, Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Super El Nino
KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT di Kuansing, Bupati dan Sekda Masih Menghilang
41.578 Personel Polri Naik Pangkat, 87 Perwira Tinggi
Kinerja Polda Riau Jadi Modal Penting Dukung Iklim Investasi
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
komentar
beritaTerbaru