Selasa, 18 Agustus 2026 WIB

Pilkades Serentak di Kecamatan Kemuning Menuai Kecewa, Ribuan Warga Tak Bisa Mencoblos

Harijal - Kamis, 31 Agustus 2017 23:17 WIB
Pilkades Serentak di Kecamatan Kemuning Menuai Kecewa, Ribuan Warga Tak Bisa Mencoblos
ilustrasi

KEMUNING, kabarmelayu.com - Pemilihan Kepala Desa serentak, khususnya di 4 Desa di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, diantaranya Desa Batu Ampar, Desa Keritang Hulu, Desa Talang Jangkang, dan Desa Limau Manis yang digelar, Rabu (30/8/17) menuai kekecewaan dari berbagai kalangan masyarakat.

Pasalnya, banyak warga  yang tidak memiliki hak pilih karena tidak terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tidak menerima surat undangan. 

"Aneh saja, setiap Pilkada, Pileg hingga Pilpres, saya dapat surat undangan dan terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dan saya warga asli desa ini, lucunya pada pilkades ini justru saya tidak menerima undangan pemilihan, sehingga saya tak dapatkan hak pilih," ujar salah seorang warga desa Batu Ampar yang tak ingin namanya disebutkan, Rabu (30/08/17).

Baca Juga:

Selain itu, M Zudal Damru, warga Dusun Masad Desa Keritang Hulu Kecamatan Kemuning, menyampaikan keluh-kesahnya yang merasa kecewa karena tidak dapat memilih.

"Saya sangat kecewa pak, karena tidak dapat memilih kepala desa yang saya inginkan karena saya tidak menerima surat undangan untuk memilih, padahal pada Pilpres lalu saya ikut memilih, bahkan ada lagi  warga asli Keritang Hulu yang boleh disebut Datoknya Keritang Hulu bapak H Manisan tak juga mendapat surat undangan untuk memilih, bukan hanya kami yang tidak mendapat undangan namun ada ribuan warga Keritang Hulu yang tidak mendapatkan hak pilihnya pada pilkades serentak 2017 ini," cetusnya.

Baca Juga:

"Untuk diketahui Pak, saya menjadi warga Keritang Hulu sudah lebih dari 25 tahun namun anehnya baru kali ini saya tidak mendapat undangan surat suara, saya berharap ada tindakan dari pemerintah untuk mengusut kasus ini hingga tuntas, kalau tidak bakal berimbas pada Pilkada nanti," pintanya.

Lebih lanjut dikatakan, bukan hanya dia yang tidak mendapatkan undangan namun ada ribuan warga lainya juga tidak mendapatkan surat serupa. 
"Bagaimana bisa begitu, di dusun Masad saja ada ratusan orang yang tidak memeperoleh surat undangan, saya heran bagaimana hal ini bisa terjadi, siapa yang harus kita salahkan dalam hal ini?," tanya M Zudal, kecewa.

Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari pihak terkait.(zak)

SHARE:
beritaTerkait
Hari Pramuka ke-65, 24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan
Dispusip Siak Usulkan 'Syair Raja Siak' Sebagai IKON 2026 ke Perpusnas RI
Berperan Sukseskan Tim Ekspedisi Merah Putih, Kapolsek Teluk Meranti dan Masyarakat Dapat Piagam Penghargaan pada Momen HUT RI
Satreskrim Polres Pelalawan Ungkap Kasus Galian C Ilegal di Kerumutan
HUT RI ke-81, Ditbinmas dan Bid Humas Polda Riau Bersama Jurnalis Satukan Semangat Merah Putih
Mobil Langsir BBM Terbakar di SPBU Lintas Timur, Polisi Didesak Usut Tuntas!
komentar
beritaTerbaru